• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Senin, Februari 16, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Ratusan Babi Mati Secara Misterius di Kapuas Hulu

by Equator News
Rabu, 29 September 2021 21:53
in Kesehatan
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterangan foto: Kematian mendadak hewan ternak babi akibat terserang African Swine Fever (ASF) atau virus demam babi Afrika. (Ilustrasi/Istimewa)
Keterangan foto: Kematian mendadak hewan ternak babi akibat terserang African Swine Fever (ASF) atau virus demam babi Afrika. (Ilustrasi/Istimewa)

EQUATOR, Kapuas Hulu – Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu melaporkan, tidak kurang dari 157 ekor babi milik warga di tiga kecamatan Kabupaten Kapuas Hulu mati secara misterius.

“157 ekor babi yang terlapor ini berada di Kecamatan Putussibau Utara, Putussibau Selatan dan Seberuang,” kata Marytiningsih, Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu baru-baru ini.

Dilansir dari laman Jurnalis.co.id, perempuan disapa Ningsih ini mengatakan, berdasarkan ciri-cirinya, kematian mendadak sejumlah babi ternakan itu akibat terserang African Swine Fever (ASF) atau virus demam babi Afrika.

“Hewan ternak babi itu tiba-tiba lesu tak mau makan dan kulitnya memerah,” ucap Ningsih.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Abdurasyid mengatakan, pihaknya sudah menguji sampel atas kematian hewan ternak babi yang mati di laboratorium Banjarbaru.

“Dari hasil uji laboratorium menunjukan bahwa babi yang mati tersebut terserang ASF,” jelasnya.

Rasyid mengatakan, virus ASF yang menyerang babi ini tidak menular kepada manusia. Hanya menular sesama hewan ternak, terutama babi.

“Kasus kematian babi ini sejak Agustus 2021,” tuturnya.

Atas kejadian ini, kata Rasyid, pihaknya sudah melakukan investigasi dan vaksinasi terhadap hewan ternak tersebut dan melakukan pengambilan sampel terhadap hewan ternak yang ada.

“Kami juga sudah bekerja sama dengan TNBK, Karantina dan lainnya,” ujarnya.

Rasyid pun meminta kepada masyarakat, apabila terdapat indikasi hewan ternak terkena penyakit demam babi Afrika dan menemukan babi sakit atau mati, diharapkan segera melapor kepada pihaknya atau Penyuluh Pertanian Lapangan setempat 1 kali 24 jam.

“Hewan ternak yang mati, segera dikubur. Dilarang buang ke sungai atau hutan. Ini semua mencegah lebih luas penyakit demam babi Afrika,” pesannya. (FikA)

Next Post
Lodewijk Freidrich Paulus

Golkar Resmi Tunjuk Lodewijk Freidrich Paulus Sebagai Wakil Ketua DPR RI Gantikan Azis Syamsuddin

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkot Pontianak Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

Pontianak City Run 2026 Diikuti 6 Ribu Pelari

10 jam ago
Pemkot Pontianak Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

Pemkot Pontianak Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

10 jam ago
Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

Wali Kota Pontianak Buka Edi Kamtono Newton Home Tournament

21 jam ago
Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

1 hari ago
Semarak Peserta Pawai Taaruf Sambut Ramadan, Bahasan: Momentum Perkuat Toleransi dan Harmoni

Semarak Peserta Pawai Taaruf Sambut Ramadan, Bahasan: Momentum Perkuat Toleransi dan Harmoni

1 hari ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juhendro Resmi Jabat Ketua IDI Ketapang Masa Bakti 2023 – 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD ke-127 Dimulai, Bupati Ketapang Harap Percepat Pembangunan Desa dan Hidupkan Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Pers Ketapang Puji Program “AJK Berbagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Agrinas Palma Nusantara, Hadir Dekat dengan Rakyat Lewat Aksi Sosial di Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version