• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Januari 10, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kapuas Hulu

Proyek Jalan Badau-Empanang Mangkrak, Bupati Sis Minta PT Adhi Karya Bertanggung Jawab

by EQUATOR
Jumat, 18 November 2022 12:23
in Kapuas Hulu
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

Kondisi jalan Badau-Empanang yang makin hancur
Kondisi jalan Badau-Empanang yang makin hancur

EQUATOR, Kapuas Hulu. Mangkrak atau terhentinya proyek pembangunan jalan nasional di Kecamatan Badau – Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu yang dikerjakan PT Adhi Karya – Natama – Gemilang tentunya membuat masyarakat perbatasan geram.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan, terhadap mangkraknya jalan negara di perbatasan tersebut pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak balai yang menangani pembangunan jalan tersebut.

“Memang itu ada persoalan di intermal perusahaannya. Mungkin dari pihak perusahaan lah yang menyelesaikanya, ” ucapnya.

Namun kata Bupati, pihaknya sudah mempertanyakan mengapa proyek jalan itu tidak dilanjutkan.

“Karena ini menyangkut uang negara, kita minta pihak dari PT Adhi Karya ini bertanggungjawb dan menyelesaikan pekerjaan tersebut, ” ucapnya.

Perlu diketahui pengerjakan proyek KSO ini selama 750 hari dengan menghabiskan dana APBN Rp191 miliar ini sudah ditanami pohon pisang dan bambu oleh masyarakat perbatasan.

Sebelumnya masyarakat perbatasan mengeluhkan kondisi jalan Badau-Empanang yang makin hancurhancur, ditambah lagi proyek tersebut sudah terhenti.

Theodorus Boni, Kepala Desa Nanga Kantuk Kecamatan Empanang mengatakan saat ini jalan yang ada di wilayah mereka makin hancur akibat tidak dikerjakan lagi oleh pihak perusahaan sebagai pelaksana.

“Jalan makin hancur, sudah lama proyek jalan ini tidak lagi dikerjakan oleh pihak perusahaan,” ucapnya belum lama ini.
Theodorus mendukung jika penegak hukum memeriksa pekerjaan jalan tersebut. Karena dari perusahaan yang mendapatkan pekerjaan ini sangat merugikan masyarakat perbatasan. Pasalnya, proyek itu tidak diselesaikan pekerjaannya.

“Makanya kita dukung jika penegak hukum memeriksa pekerjaan perusahaan ini,” ucap Theodorus.

Sementara Camat Empanang, Donatus Dudang mengaku sudah bingung dengan masalah jalan ini. Apalagi masyarakat selalu bertanya dengan dirinya dengan kondisi jalan ini.

“Jalan yang paling rusak itu di Dusun Sebindang, Desa Bajau Andai. Jangankan mau bermotor, jalan kaki saja melewati jalan tersebut susah,” ungkapnya.

Dudang mengatakan terkait masalah jalan ini pihaknya sudah sering berkoordinasi dan komunikasi dengan PT Adhi Karya. Namun jawaban mereka proyek ini masih berjalan. Sementara faktanya tidak berjalan, ditambah lagi kontrak habis pekerjaan ini 19 Desember 2022.

“Jika melihat kondisi jalan yang ada ini, mana bisa pihak pelaksana menyelesaikan pekerjaan tersebut,” pungkas Dudang. (*)

Next Post

Ketua KPU Sanggau: Pemilu Jangan Sampai Timbulkan Polarisasi di Masyarakat

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

2 jam ago
Kapolres Ketapang Ikut Panen Raya Jagung Kuartal IV

Kapolres Ketapang Ikut Panen Raya Jagung Kuartal IV

8 jam ago
Kota Pontianak Capai Angka 99,36 persen Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN 202

Kota Pontianak Capai Angka 99,36 persen Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN 202

13 jam ago
Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

1 hari ago
Inflasi Pontianak Terkendali, Sekda Tekankan Akurasi Laporan TPID

Pemkot Pontianak Bakal Bangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat Tahun Ini

2 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Kalbar Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Tambang Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Kalbar Geledah Kantor KSOP Ketapang, Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir Rob Januari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Hari Pahlawan, PLN Teguhkan Komitmen Menjaga Terang Negeri melalui Program Care for Asset

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version