• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, November 29, 2025
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Perusahaan Sawit Malaysia Rusak Patok Batas Negara di Sanggau

Legislator Demokrat: Ini Soal Kedaulatan Negara

by equator
Selasa, 22 Februari 2022 20:30
in Nasional
0
0
SHARES
0
VIEWS
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Dusun Sungai Empelas, Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam, didirikan kembali oleh Satgas Pamtas Yonif 144JY. Foto: Ist
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Dusun Sungai Empelas, Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam, didirikan kembali oleh Satgas Pamtas Yonif 144JY. Foto: Ist

EQUATOR, Sanggau – Patok batas negara Republik Indonesia-Malaysia di wilayah Sungai Ampelas, Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau rusak. Ditengarai, kerusakan disebabkan ulah salah satu perusahaan kelapa sawit milik Malaysia. Sebelumnya mereka terpantau mendirikan kamp untuk para pekerja perusahaan.

Kepala Kewilayahan Sungai Empelas, Desa Sungai Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Lemio kepada wartawan membenarkan kejadian perusakan tersebut.

“Betul, antara Dusun Sungai Empelas dengan Dusun Sungai Beruang. Mereka bikin parit,” ungkap Lemio, dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (22/02/2022).

Lemio menduga perusakaan tersebut disebabkan perusahaan sawit negara tetangga akrab atau kumpulan bersama milik Malaysia yang membuat parit sehingga mengenai patok batas. “Kondisi patok batas tumbang, terkena eksavator,” bebernya.

Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRD Sanggau dari Dapil Perbatasan, Leonardo Agustono Silalahi menyesalkan aksi perusakan tersebut. Dia berpendapat, pemerintah harus mengambil tindakan tegas.

“Karena ini menyangkut kedaulatan negara. Harusnya Pemerintah tegas dengan pihak Malaysia, harus ada teguran untuk perusahaan itu,” desak Leonardo.

Politisi Demokrat itu berharap, Pemerintah Pusat segera membuat Patok batas wilayah yang baru dan wajib lebih besar. Kuat dan kokoh. Dengan begitu, masyarakat juga bisa memantau dan melaporkan ke aparat setempat, jika patok kembali dirusak.

Pasi Intel Satgas Perbatasan Yonif 144/JY, Lettu Agni dikonfirmasi wartawan lewat pesan WhatsApp, Selasa (22/02/2022), membenarkan kejadian tersebut.

“Iya betul, karena bikin parit. Hari ini sudah kami laporkan ke Kolakopsrem,” kata Agni.

Ia mengaku pihaknya langsung melakukan perbaikan patok batas yang roboh pada hari itu juga. “Begitu dapat info, langsung kami lakukan perbaikan,” akunya.

Ditanya soal sangsi bagi perusahaan Malaysia yang merobohkan patok batas tersebut, Agni mengatakan, sudah menyerahkan kepada pimpinan. “Nanti pihak Komando atas yang berhak jawab,” tutupnya. (KiA)

Next Post
Bupati Sanggau, Paolus Hadi meresmikan Gereja Stasi Jonti, Selasa (22/2/2022). Foto: Ist

Warga Gotong Royong Bangun Gereja, Paolus Hadi: Itulah Hebatnya Sanggau

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Gapki Kalbar Apresiasi Inisiatif Journalist Collaboration Forum Lewat Program CSR Connect Kalbar 2025

Gapki Kalbar Apresiasi Inisiatif Journalist Collaboration Forum Lewat Program CSR Connect Kalbar 2025

10 jam ago
Wali Kota Musnahkan 3.560 Layangan Hasil Razia Satpol PP Pontianak

Wali Kota Lantik Pengurus Pokja Bunda PAUD Pontianak 2025 – 2030

14 jam ago
Polres Pontianak Ungkap Sejumlah Pelanggaran pada Hari ke-11 Ops Zebra Kapuas 2025

Wali Kota Musnahkan 3.560 Layangan Hasil Razia Satpol PP Pontianak

14 jam ago
Polres Pontianak Ungkap Sejumlah Pelanggaran pada Hari ke-11 Ops Zebra Kapuas 2025

Momen HUT ke-54 Korpri, ASN Pontianak Dituntut Responsif dengan Perubahan

15 jam ago
Polres Pontianak Ungkap Sejumlah Pelanggaran pada Hari ke-11 Ops Zebra Kapuas 2025

Momen Peringatan Hari Guru Nasional, Guru Harus Jaga Citra Positif dan Jadi Tauladan

15 jam ago

Trending

  • Jelang HUT, AJK Audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri dan Ketua DPRD

    Jelang HUT, AJK Audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri dan Ketua DPRD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus BPD HIPMI Kalbar 2025 – 2028 Resmi Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Ketapang Prioritaskan Infrastruktur Desa, Jembatan Sengkuang Merabong Diaktifkan Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maret 2024, Realisasi APBN di Kapuas Hulu Capai Rp435,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version