• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Pemkab Ketapang Dukung Pencapaian Target Penurunan Stunting Nasional 14 Persen di Tahun 2024

by EQUATOR
Sabtu, 8 Oktober 2022 23:29
in Berita Daerah, Goverment, Kesehatan, Ketapang
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto--'Wakil Bupati Farhan menandatangani komitmen bersama---Prokopim.
Foto–‘Wakil Bupati Farhan menandatangani komitmen bersama—Prokopim

EQUATOR, Ketapang. Wakil Bupati Ketapang, H Farhan didampingi Sekda, Alexander Wilyo menghadiri Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Evaluasi Program Bangga Kencana, Jumat (07/10/2022) di Hotel Aston Ketapang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H Ria Norsan yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Stunting Kalbar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ketapang mengatakan bahwa persoalan stunting merupakan persoalan nasional. Kabupaten Ketapang menjadi salah satu dari 100 kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan memiliki permasalahan stunting.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang mendukung pencapaian target prevalensi penurunan stunting nasional menjadi 14 persen di tahun 2024,” kata Ketua Tim Percepatan Stunting Ketapang ini.

Farhan menjelaskan, perkembangan prevalensi penurunan stunting Ketapang, menurut data SSGI tahun 2021 adalah 23,6 persen. Kemudian menurut data EPPBGM per 14 September 2022, capaian prevalensi penurunan stunting di Ketapang adalah 19,12 persen. Melebih target capaian tahun 2022.

Ia menyebut, upaya percepatan penurunan dan penanganan stunting dilakukan dengan penguatan kelembagaan, melalui pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

“Saat ini sudah terbentuk 20 TPPS tingkat Kecamatan atau 100 persen. Dan 227 TPPS tingkat desa/kelurahan atau 87 persen,” jelasnya.

Dia berharap, melalui rapat ini bisa menyinergikan kerja sama lintas sektor yang terlibat dalam penanganan stunting melalui wadah TPPS di tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap perencanaan program dan penurunan stunting, menguatkan semangat kelembagaan melalui TPPS dalam mempercepat penelusuran kasus stunting maupun keluarga beresiko stunting,” timbalnya.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama TPPS. Kemudian kunjungan langsung TPPS dipimpin Wakil Gubernur dan Wakil Bupati ke keluarga yang anaknya teridentifikasi stunting.

Untuk diketahui, stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang anak baduta. Sehingga mengakibatkan anak lebih kecil dan pendek dengan kecerdasan otak lebih rendah dibanding anak se-usianya.

Stunting disebabkan kekurangan gizi kronis sejak dari dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun atau 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting berpotensi menciptakan generasi kualitas SDM yang rendah. (dul)

Next Post

BNPT RI Beri Beasiswa Bagi Generasi Muda Papua dan Bentuk Duta Damai Dunia Maya

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Sujiwo Serahkan Santunan ke Anak-anak Yatim di Kubu Raya

Sujiwo Serahkan Santunan ke Anak-anak Yatim di Kubu Raya

6 jam ago
​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

8 jam ago
Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

9 jam ago
Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

9 jam ago
PKK Pontianak Gelar Pasar Murah, Kader Posyandu Terbantu

Satuki Terharu Pemkot Pontianak Apresiasi Seribu Guru Ngaji Tradisional Pontianak

11 jam ago

Trending

  • Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

    Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lukisan Kuda Api jadi Jembatan Kepedulian, AHY Salurkan Bantuan untuk Warga Singkawang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaleidoskop 10 Bulan Kepemimpinan Alex-Jamhuri, Komitmen Membangun Ketapang Secara Merata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Operasi Pasar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Harga Paket Sembako Diturunkan Jadi Rp 50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version