• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Jumat, Februari 20, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp 37 Miliar untuk Proyek Waterfront di Sungai Durian

by Equator News
Jumat, 10 September 2021 20:41
in Pariwisata
0
0
SHARES
0
VIEWS
Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp 37 Miliar untuk Proyek Waterfront di Sungai Durian
Keterangan foto: Pemerintah Pusat gelontorkan Rp 37 miliar untuk proyek waterfront di Sungai Durian. (Istimewa)

EQUATOR, Sintang – Pemerintah Pusat melalui Balai Prasarana Wilayah Permukiman Kalimantan Barat akan menata dan meningkatkan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Pasar Sungai Durian pada tahun 2021 hingga 2022 mendatang.

Sebagai tanda kegiatan dimulai, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus hadir melakukan peletakan batu pertama pembangunan pada program Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Pasar Sungai Durian di Kawasan Tugu Bambu Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kecamatan Sintang, Jumat (10/09/2021).

Kepala Balai Prasarana Wilayah Permukiman Kalimantan Barat, Deva Kurniawan Rahmadi menyampaikan, bahwa dalam RPJMN sudah mengamanatkan untuk melakukan pembenahan pada pemukiman yang layak dan aman menuju smart living yang salah satunya adalah terwujudnya nol persen kawasan kumuh di Indonesia. 

“Untuk memenuhi tujuan tersebut, Kementerian PUPR akan melakukan peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Pasar Sungai Durian. Kawasan ini merupakan kawasan strategis di Kabupaten Sintang dan berpotensi menjadi pusat perdagangan dan pariwisata. Berdasarkan SK Bupati Sintang Nomor 640 Tahun 2020 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh maka kawasan Pasar Sungai Durian termasuk ke dalam kawasan permukiman kumuh tepi sungai yang rawan bencana banjir tahunan yang akan kita tingkatkan kualitasnya,” terang Deva.

Pihaknya berharap, melalui program ini, dapat meningkatkan kualitas kawasan dan perekonomian masyarakat. Kawasan waterfront Sintang terdiri dari kawasan Sungai Durian dan Kawasan Kantor Bupati Sintang. Penataan kawasan ini memiliki visi untuk mewujudkan kawasan wisata waterfront dengan aspek budaya dan tradisi lokal. 

Penataan ini dilakukan secara multiyears, mulai 2021 hingga 2022 yang dilaksanakan oleh Balai Prasarana Wilayah Permukiman Kalimantan Barat. 

“Kementerian PUPR berharap bisa berkolaborasi untuk terus melakukan pembangunan ini sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Semetara itu, Ketua Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Wilayah I Kalimantan Barat Reza Rizka Pratama menyampaikan, pembangunan pada program Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan Pasar Sungai Durian sudah ditandatangani kontrak sejak 2 Agustus 2021 dengan pekerjaan dimulai 13 Agustus 2021 dengan nilai kontrak 37,6 milyar. 

“Hingga 9 September 2021 ini, progress pekerjaan baru 0,38 persen. Kami ingin agar pekerjaan bisa lancar dan lebih cepat dengan diawasi oleh pengawas teknik dengan tetap memperhatikan mutu dan biaya yang optimal dan efisien,” ujarnya.

“Kegiatan ini sudah didampingi oleh Kajati Kalbar. Untuk menjamin pekerjaan berjalan sesuai koridor. Kami berharap pekerjaan ini bisa diawasi bersama Pemkab Sintang dan masyarakat” terang Reza. (Rilis/FikA)

Next Post
Keterangan foto: Warga koperasi saat melakukan aksi pemortalan adat dayak desa Kamora, Kecamatan Simpang Dua. (Istimewa)

Tuntut Hak Kemitraan, Koperasi Bongat Sejahtera Sejati Gelar Ritual "Portal Adat"

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Edi Kamtono Ajak ASN Jadikan Ramadan Momen Introspeksi Diri

13 jam ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Wali Kota Pontianak Safari Ramadan Perdana di Masjid Baitussalam Banjar Serasan

13 jam ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

13 jam ago
Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

1 hari ago
Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

1 hari ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HPN 2026, Asmo Kalbar Beri Kado Service Motor Gratis dan Edukasi Safety Riding untuk Insan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version