• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Politik

PAN: Kita Harus Mendiskusikan Ulang Demokrasi di Indonesia

by Equator News
Sabtu, 28 Agustus 2021 19:05
in Politik
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterangan foto: Demokrasi. (Ilustrasi/Istimewa)
Keterangan foto: Demokrasi. (Ilustrasi/Istimewa)

EQUATOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menilai ada yang salah dalam memaknai jalannya demokrasi di Indonesia saat ini. Ia pun menyatakan, sepertinya harus ada diskusi ulang mengenai model demokrasi ideal.

“Demokrasi harus kita diskusikan kembali, apa yang salah? Kok, menghasilkan kesenjangan, distrust dan cebong-kampret,” katanya, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (28/08/2021).

Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan, yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), dalam webinar Cides ICMI terkait peringatan HUT ke-76 RI yang bertajuk ‘Memperkuat Nasionalisme dan Kebangsaan untuk Mewujudkan Peradaban Indonesia Emas 2045’, Jumat (27/08/2021).

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR itu menyatakan, demokrasi dalam teorinya seharusnya menghasilkan kesetaraan, keadilan, dan harmoni. Menurutnya, demokrasi harus diatur dalam sebuah undang-undang yang baik, demi melahirkan sistem yang baik. Menurutnya, tanpa sistem yang baik maka demokrasi akan menjadi seperti saat ini.

“Kalau undang-undang bagus, ya demokrasinya bagus,” katanya.

Selain itu, ia turut menyoroti ambang batas 20 persen dalam pencalonan di pilpres, yang hal itu menjadikan demokrasi menjadi transaksional. Begitu pula dengan ambang batas parlemen sebesar 4 persen, yang menurutnya syarat itu membuat parpol yang tidak mencapainya, menjadi tidak lolos ke DPR RI dan suara pemilih hilang begitu saja.

“4 persen bisa 6 juta, 6 juta suaranya hilang begitu saja, karena harus ada 4 persen. Undang-undang yang buruk menghasilkan sistem buruk, sistem buruk menghasilkan demokrasi transaksional. Demokrasi kita enggak ada value, nilai, transaksional saja,” kata dia.

“Kami sudah bekerja keras, kami kan nomor tujuh. Kalau teman-teman dari Cides bantu kita, ngalahkan yang besar-besar bisa saja. Tapi kami nomor tujuh, teriak sekeras apapun namanya demokrasi banyak-banyakan (suara),” katanya. (FikA)

Next Post
Pesawat di bandara. (Ilustrasi/Istimewa)

Penumpang Lion Air Rute Jakarta - Pontianak Ditemukan Tak Sadarkan Diri

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

33 Bus Siap Layani Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov Kalbar

33 Bus Siap Layani Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov Kalbar

1 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

PKK Pontianak Bagi-bagi Takjil di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie

17 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Pasutri Lansia Tewas Usai Motor Tabrak Truk di Jalan Sultan Agung Kubu Raya

17 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

ASN Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak

17 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

18 jam ago

Trending

  • Laka Lantas di KM 19 Trans Kalimantan Tewaskan Seorang Pengendara Motor

    Pontianak Raih Penghargaan UHC Pratama dari BPJS Kesehatan, Cakupan JKN Tembus 99,05 persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Targetkan RS Pratama Sandai Beroperasi Pertengahan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menanti Komitmen Penegak Hukum Menumpas PETI di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Awal Tahun 2025, 10 Kasus Narkoba di Pontianak Terbongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas Pontianak Sebut Harga dan Stok Pangan Masih Terpantau Stabil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version