• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Januari 6, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Goverment

Nilai Pelayanan Publik Rendah, Empat OPD Ketapang ‘Disemprot’ Bupati

by equator
Senin, 13 Desember 2021 17:45
in Goverment
0
0
SHARES
0
VIEWS
Apel Gabungan di halaman kantor Bupati Ketapang, Senin (13/12/2021). Foto: Prokopim
Apel Gabungan di halaman kantor Bupati Ketapang, Senin (13/12/2021). Foto: Prokopim

EQUATOR, Ketapang – Empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang mendapat teguran berupa ‘bendera merah’. Peringatan ini diberikan karena nilai rendah dalam pelayanan publik.

Keempat OPD itu adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Dinas Perhubungan.

Bendera merah diberikan Bupati Martin Rantan saat menggelar apel gabungan, Senin (13/12/2021) di halaman kantor Bupati Ketapang.

Pada pidatonya, Martin Rantan mengucapkan selamat kepada Kepala OPD beserta jajaran yang telah menerima nilai pelayanan publik, khususnya kepada 12 Perangkat Daerah dengan kategori nilai tinggi. Yakni 15 kategori nilai sedang.

“Penilaian pelayanan publik di tahun 2021 ada 16 perangkat daerah yang telah berhasil keluar dari kategori nilai rendah saat penilaian pelayanan publik tahun 2020 lalu,” ucap Martin.

Meskipun demikian, diakuinya masih ada empat perangkat daerah mendapat kategori nilai rendah.

“Untuk kepala perangkat daerah yang mendapat nilai pelayanan publik rendah, maka mendapat hukuman berupa bendera, yang mana bendera ini wajib dibawa setiap kali mengikuti apel gabungan,” cetusnya.

Selain itu, Martin meminta agar para Sekretaris beserta Kasubag khususnya di empat perangkat daerah dengan nilai rendah, agar dapat bekerjasama dengan baik. Membantu kepala perangkat daerah memenuhi komponen-komponen standar pelayanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Martin juga menyampaikan, bahwa saat ini perkembangan dan kemajuan sangat pesat dalam berbagai bidang yang ditandai dengan berbagai dinamika perubahan dan tak bisa dihindari. Hal ini dinilainya menjadi tantangan bagi aparatur sipil negara.

“Ini harus dihadapi secara cerdas dengan menciptakan inovasi-inovasi yang menjadi solusi bersama. Selain itu jadilah aparatur yang amanah dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, daerah dan bangsa,” pesannya.

Martin berpendapat, dalam upaya mewujudkan aparatur yang mampu memberikan pelayanan berkualitas, maka diperlukan perubahan mendasar. Dimulai dengan pola pikir, budaya kerja, serta keteladanan.

Dia menambahkan, semangat dari perubahan akan membentuk lingkaran pengaruh yang kuat, sekaligus menjadikan jejaring individu menjadi unsur penggerak utama perubahan.

“Kami berharap seluruh ASN dilingkungan pemda Ketapang mampu menjadi agen-agen perubahan di lingkungan unit kerja masing-masing,” harap Bupati Martin. (Lim)

Next Post
Wakil Bupati Farhan (kiri) menerima bendera sebagai tanda kesiapan Ketapang jadi tuan rumah MTQ XXX Kalbar. Foto: Prokopim

Kabupaten Ketapang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ XXX Kalbar

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Delapan Anak Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polsek Pontianak Barat

Wako Pontianak Tinjau Pembangunan Dua Puskesmas yang Baru Selesai Dibangun

3 jam ago
Delapan Anak Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polsek Pontianak Barat

Kejati Kalbar Geledah Kantor KSOP Ketapang, Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit PT Laman Mining

3 jam ago
Delapan Anak Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polsek Pontianak Barat

Warga Tanjung Hulu Pontianak Evakuasi Seekor Buaya Betina

3 jam ago
Delapan Anak Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polsek Pontianak Barat

Diisukan Terlibat Korupsi BBM, Anggota DPR RI Yuliansyah Laporkan Sejumlah Akun Medsos dan Media Online ke Polda Kalbar

3 jam ago
Delapan Anak Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polsek Pontianak Barat

Delapan Anak Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polsek Pontianak Barat

3 jam ago

Trending

  • Kejati Kalbar Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Tambang Bauksit PT Laman Mining

    Kejati Kalbar Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Tambang Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Ketapang Tangani 714 Kasus Tindak Pidana Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Ketapang Ungkap 114 Kasus Narkotika Sepanjang Tahun 2025, Delta Pawan Ranking 1 Peredaran Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir Rob Januari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Hari Pahlawan, PLN Teguhkan Komitmen Menjaga Terang Negeri melalui Program Care for Asset

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version