• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 25, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kubu Raya

Ngaku Petani, Pria di Kubu Raya Ditangkap Ketahuan Edarkan Sabu “Paket Hemat”

by equator
Sabtu, 10 Januari 2026 16:18
in Kubu Raya
0
0
SHARES
0
VIEWS

EQUATOR, Kubu Raya – Kedok RJ (43 tahun), seorang pria asal Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya terbongkar. Meski mengaku sehari-hari bekerja sebagai petani, RJ ternyata memiliki sampingan gelap sebagai pengedar narkotika jenis sabu paket ekonomis seharga Rp 50 ribu.

Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya menciduk pelaku saat hendak mengedarkan barang haram tersebut di wilayah hukum Kubu Raya. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah paket sabu siap edar.

Kronologi Penangkapan: Berawal dari Laporan Warga

Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengungkapkan, bahwa penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah akan aktivitas mencurigakan pelaku.

“Pelaku RJ kami amankan beserta barang bukti narkotika jenis sabu pada hari Jumat (02/01/2026) di depan rumahnya. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku ini sudah menjalankan aksinya selama kurang lebih satu tahun terakhir dan residivis dalam kasus yang sama,” ujar Ade kepada awak media di Mapolres Kubu Raya, Sabtu (10/01/2026).

Saat digeledah, polisi menemukan sabu seberat setengah gram. Barang haram tersebut diakui pelaku dibeli dari kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur.

Modus ‘Paket Hemat’ Rp 50 Ribu

Kepada penyidik, RJ mengaku memutar otak untuk mendapatkan keuntungan besar dengan modal kecil. Sabu seberat setengah gram yang ia beli seharga Rp 250 ribu dipecah menjadi 7 paket klip kecil.

“Pelaku menjualnya dengan sistem ‘paket hemat’ seharga Rp 50 ribu per klip. Dari modal Rp 250 ribu tersebut, pelaku bisa meraup keuntungan hingga Rp 150 ribu jika semua paket laku terjual,” jelas Ade.

RJ mengaku hanya melayani pembeli yang sudah ia kenal atau pelanggan tetap guna menghindari endusan polisi. Namun, sepandai-pandainya tupai melompat, aksi RJ terhenti di tangan Tim Labubu.

“Saat ditangkap, satu paket sudah laku terjual, tersisa enam paket lagi yang siap edar,” tambahnya.

Proses Penyidikan dan Pengembangan Kasus

Hingga saat ini, RJ telah mendekam di sel tahanan Mapolres Kubu Raya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi tengah mendalami keterkaitan pelaku dengan jaringan pengedar yang lebih besar di wilayah tersebut.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Proses penyidikan masih berjalan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Komitmen kami jelas, tidak ada ruang bagi peredaran narkotika di wilayah Kubu Raya,” tegas Ade.

Atas perbuatannya, petani gadungan ini terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun. (M@nk)

Next Post
Korban Kekerasan Seksual di Sekadau Ditemukan dalam Keadaan Penuh Lumpur

Korban Kekerasan Seksual di Sekadau Ditemukan dalam Keadaan Penuh Lumpur

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Bahasan Sebut Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas

5 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Tak Hanya Tempat Ibadah, Ratusan Masjid di Pontianak Juga Jadi Pusat Sosial dan Ekonomi Umat

5 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

5 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Edi Kamtono Ajak ASN Jadikan Ramadan Momen Introspeksi Diri

6 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Wali Kota Pontianak Safari Ramadan Perdana di Masjid Baitussalam Banjar Serasan

6 hari ago

Trending

  • Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produk Kuliner UMKM Sanggau Diminati Negeri Jiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggi Arsih Sabet Juara Pertama Dendang Melayu di Pagelaran Adat Budaya Kecamatan Nanga Tayap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version