• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Parliament

Krismono: Banyak Persoalan Kebun yang Belum Selesai

Komisi II Evaluasi LKPJ Bupati Sanggau Tahun 2021

by equator
Selasa, 22 Maret 2022 15:30
in Parliament, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Wakil Ketua Komisi II, Yuvenalis Krismono memimpin rapat dengan mitra kerja. Foto: Kiram Akbar/Equator Online
Wakil Ketua Komisi II, Yuvenalis Krismono memimpin rapat dengan mitra kerja. Foto: Kiram Akbar/Equator Online

EQUATOR, Sanggau – Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau mengadakan rapat dengan mitra kerja terkait evaluasi Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Sanggau Tahun 2021, Selasa (22/03/2022).

Rapat berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau. Wakil Ketua Komisi II, Yuvenalis Krismono mengatakan, ada beberapa persoalan yang didiskusikan dengan Organisasi Perangkat Daerah sebagai mitra kerja.

“Yang urgen dibahas memang terkait evaluasi LKPJ Bupati 2021. Ada beberapa evaluasi yang kita sampaikan, terutama memang persoalan-persoalan perusahaan di Kabupaten Sanggau ini. Banyak persoalan yang belum terselesaikan juga,” kata Yuvenalis Krismono ditemui usai rapat.

Krismono pun memberi beberapa contoh kasus. Seperti PT SIA. Terkait pelepasan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan. Serta persoalan di PT MKS yang belum ada titik temu antara perusahaan dan koperasinya.

Beragam persoalan itu hingga masuk tahun 2022 belum terselesaikan. Politisi Partai Nasdem itupun berharap, Pemkab Sanggau melalui OPD terkait segera menyelesaikannya.

“Sudah mereka (OPD) lakukan (upaya penyelesaian, red). Ini menyangkut banyak faktor yang ada. Terutama aturan-aturan yang bukan kewenangan dari daerah. Ini memang keterbatasan kita juga. Pemerintah daerah juga sudah berusaha sebenarnya,” beber Krismono.

Akibat kewenangan bukan di daerah, termasuk soal pelepasan HGU, akhirnya Pemkab hanya menunggu. Tetapi DPRD tetap terus mendesak. Meski demikian, Krismono menegaskan, tetap mengikuti alur regulasi.

“Karena ini kewenangan pemerintah pusat, di situ ada perusahan. Perusahaan juga sudah melakukan tahapan-tahapan. Usulan (pelepasan HGU) itu harus dari perusahan. Bolanya ada di perusahaan,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa menekan. Karena izin HGU sudah dikantongi perusahaan. Dan perusahan ingin melepasnya.

“Karena dulu waktu awal HGU sifatnya global. Rupanya ada tanah masyarakat yang masuk (dalam HGU). Jadi perusahaan yang harus mengeluarkan tanah itu dari HGU-ya. Proses ini yang masih kita tunggu,” pungkas Mono-sapaan beken Krismono.

Untuk diketahui, bidang kerja Komisi II mencakup perdagangan, perindustrian, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutahan, pengadaan pangan, logistik, pariwisata, koperasi, usaha mikro kecil dan menengah, keuangan daerah, perpajakan, retribusi, perbankan, perusahaan daerah, perusahaan patungan, dunia usaha, dan penanaman modal. (KiA)

Next Post
Wakil Ketua Komisi I DPRD Sanggau, Heri Wijaya. Foto: Kiram Akbar/Equator Online

Komisi I DPRD Sanggau Minta Penerimaan Guru PPPK Tahap III Ditunda

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Dump Truk Vs Truk Tangki CPO di Trans Kalimantan, Sopir Meninggal Dunia

2 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Sekda Pontianak Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN PPPK Paruh Waktu

2 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

DWP Pontianak Gelar Bazar Sembako Murah di Halaman Kantor Wali Kota

2 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Pemkot Pontianak Terapkan Manajemen Risiko dan Sosialisasikan Whistleblowing System

2 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Pontianak Utara Sebagai Kawasan Strategis Kota, Biaya Infrastruktur 2026 Capai Rp 63 M

2 jam ago

Trending

  • Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Pers Ketapang Puji Program “AJK Berbagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version