• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Minggu, Maret 1, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Komunitas Putra Putri Sanggau Dorong Daftarkan Karya Orisinil ke Kemenkumham

by EQUATOR
Jumat, 16 Agustus 2024 00:30
in Berita Daerah, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto—Foto bersama Pj. Bupati Sanggau, Suherman, Ketua Komunitas Putra Putri Sanggau (KPPS), Baliya Tiakh Alqadri, Pembina KPPS, Didi Darmadi, Nara Sumber Eva Gantini dan Cicila Eva, Kabag Hukum Setda Sanggau, Marina Rona—ist

EQUATOR, SANGGAU. Minimnya karya-karya seni budaya di Kabupaten Sanggau yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sehingga memiliki kekuatan hukum, mendorong Komunitas Putra Putri Sanggau (KPSS) menggelar seminar kebudayaan, Kamis (15/08/2024).

Seminar dengan tema Pentingnya Orisinalitas dan Kekayaan Intelektual terhadap Penciptaan Karya Objek Pemajuan Kebudayaan tersebut dibuka langsung Pj. Bupati Sanggau, Suherman. Acara digelar di Gedung Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Sanggau.

Dalam sambutannya, Ketua Komunitas Putra Putri Sanggau, Baliya Tiakh Alqadri mengatakan, untuk jangka panjang, generasi muda diharapkan dapat melahirkan budaya di berbagai bidang dengan karya yang orisinil.

Karya yang bersifat orisinil tersebut nantinya dapat dilegalkan secara hukum menjadi kekayaan intelektual bagi daerah.

“Layar Budara yang diciptakan, sejatinya Budara ini artinya Bumi Daranante, sekarang sedang didaftarkan di Kemenkumham, nama Budara diharapkan menjadi ciri khas daerah termasuk juga logonya,” ungkapnya.

Ia ingin, karya yang dipersembahkan harus orisinil. Dengan mendaftarkan ke Kemenkumham, adalah satu di antara upaya menjaga produk budaya daerah agar tidak mudah dicaplok atau diklaim orang lain.

Pembina Komunitas Putra Putri Sanggau, Didi Darmadi menyebut kegiatan tersebut sejatinya sebagai upaya bersilaturahmi dengan para pelaku budaya. Meskipun masih dalam lingkup yang kecil, paling tidak dapat menjadi awal untuk agenda yang lebih besar di kemudian hari.

“Saya senang dan sangat bangga karena dana kementerian bisa sampai ke daerah melalui anak-anak muda. Semoga ke depan komunitas lain juga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik untuk berkontribusi bagi kebudayaan daerah,” harapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman berharap secara konsisten tetap menelurkan prestasi dalam bidang budaya di tingkat nasional sehingga Sanggau akan semakin bermartabat di Indonesia.

“Saya melihat penting soal kemajuan budaya ini. Artinya, tidak hanya sekadar ditampilkan, tetapi juga mesti didaftarkan sebagai kekayaan intelektual daerah,” kata Suherman.

“Sanggau sendiri sudah pernah mendapat surat pencatatan seni Sabang Merah. Sabang merah sudah menjadi milik Sanggau dan kita harus bangga. Sanggau juga termasuk aktif dalam mendaftarkan kekayaan intelektualnya,” ungkapnya.

Suherman melihat Komunitas Putra Putri Sanggau sebagai aset pemerintah daerah yang perlu dijaga dan dikembangkan lebih baik lagi ke depannya.

Seminar tersebut menghadirkan dua nara sumber yaitu, Cicilia Eva, pelaku dan pemerhati budaya Kabupaten Sanggau, dan Eva Gantini, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar. (KiA)

Next Post
Gelar Apel Siaga, PLN All Out Sukseskan Upacara HUT ke-79 RI di IKN Sabtu Esok

Gelar Apel Siaga, PLN All Out Sukseskan Upacara HUT ke-79 RI di IKN Sabtu Esok

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

19 menit ago
33 Bus Siap Layani Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov Kalbar

33 Bus Siap Layani Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov Kalbar

1 hari ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

PKK Pontianak Bagi-bagi Takjil di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie

2 hari ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Pasutri Lansia Tewas Usai Motor Tabrak Truk di Jalan Sultan Agung Kubu Raya

2 hari ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

ASN Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak

2 hari ago

Trending

  • Pengurus Podsi Kapuas Hulu menyerahkan piagam dan penghargaan kepada Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat

    Torehkan Prestasi di Malaysia, PODSI Serahkan Piagam dan Penghargaan kepada Pemkab Kapuas Hulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pontianak Raih Penghargaan UHC Pratama dari BPJS Kesehatan, Cakupan JKN Tembus 99,05 persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Targetkan RS Pratama Sandai Beroperasi Pertengahan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cek Obat Sirop Berbahaya, Polisi dan Dinkes Kapuas Hulu Datangi Apotek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belum Ada Listrik, Masyarakat Desa Tua Abang Semitau Ancam Tak Ikut Pilkada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version