• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Kenapa Anak Laki-laki Sering Dididik Tidak Boleh Menangis?

by Equator News
Sabtu, 25 September 2021 20:16
in Budaya
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterengan foto: Menangis. (Ilustrasi/Internet/Istimewa)
Keterengan foto: Menangis. (Ilustrasi/Internet/Istimewa)

EQUATOR, Jakarta – Mungkin banyak yang bertanya, kenapa anak laki-laki sering dididik oleh orang tuanya tidak boleh menangis, ketimbang anak perempuan?

“Secara tradisional, laki-laki dipandang lemah atau tidak jantan dalam beberapa hal jika mereka mengekspresikan diri mereka melalui tangisan,” kata psikolog, Fiona Forman, seperti dilansir dari laman Tempo.co, Sabtu (25/09/2021).

Fiona menyampaikan, seringkali orangtua mengajari anak laki-laki supaya tidak boleh menangis dan menekan emosi mereka. Orangtua seperti itu mungkin merasa sudah melindungi anak laki-laki dari penilaian orang lain dan mempersiapkan anak laki-lakinya untuk menghadapi ‘dunia nyata’.

Tetapi, mendorong anak laki-laki untuk menekan emosi mereka bisa merusak kesehatan mental mereka di kemudian hari. Dengan meningkatnya depresi bagi pria, bunuh diri adalah penyebab utama kematian pria muda.

Karena menangis, lanjut Fiona, adalah ekspresi yang sangat sehat untuk mengekspresikan kesedihan dan kekecewaan. Menekan ekspresi untuk tidak menangis, bisa menyebabkan anak laki-laki menjadi terbiasa untuk tidak menangis.

“Dalam jangka panjang, ini dapat berdampak negatif pada kemampuan mereka untuk mengelola emosi ini dan tentu saja akan berdampak negatif pada kesehatan mental mereka. Dan mungkin pada kemampuan mereka untuk membentuk hubungan yang dekat, terbuka, dan jujur sebagai orang dewasa,” katanya.

Masih berdasarkan ulasan Tempo.co, menurut orang Samaria di Irlandia, pria empat kali lebih mungkin untuk bunuh diri dibandingkan wanita. Tingkat bunuh diri tertinggi untuk pria berusia 25 hingga 34 tahun.

Dalam penelitian tentang tingkat bunuh diri, salah satu alasan untuk mengakhiri hidup adalah budaya. Pria diharapkan supaya kuat, tabah, dan tidak emosional. Paradigma laki-laki alfa ini bisa bersifat destruktif bagi para pria. (FikA)

Next Post
Bursa investasi saham

Warning: Enam Data Finansial Ini Tidak Boleh Disebar Oleh atau Kepada Siapapun

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

57 menit ago
Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Resmikan Pengelolaan IPA PMD-1 Mulia Baru, Bupati Alexander: Kebutuhan Air Bersih Jadi Prioritas

59 menit ago
Sekda Ketapang, Repalianto, bersama perangkat daerah foto bersama usai sosialisasi E-Hibah. (Foto: Prokopim Ketapang)

Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

1 jam ago
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Pantai JS Resort Temajuk

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Pantai JS Resort Temajuk

1 hari ago
Sejumlah Warga Binaan Dapat Remisi Khusus Imlek dari Kanwil Ditjenpas Kalbar, Satu Orang Langsung Bebas

Sejumlah Warga Binaan Dapat Remisi Khusus Imlek dari Kanwil Ditjenpas Kalbar, Satu Orang Langsung Bebas

1 hari ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juhendro Resmi Jabat Ketua IDI Ketapang Masa Bakti 2023 – 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD ke-127 Dimulai, Bupati Ketapang Harap Percepat Pembangunan Desa dan Hidupkan Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HPN 2026, Asmo Kalbar Beri Kado Service Motor Gratis dan Edukasi Safety Riding untuk Insan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunjungi Desa Semandang Kiri, Bupati Ketapang Tegaskan KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Masyarakat Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version