• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Pontianak

Kenakalan Remaja dan Kekerasan Seksual Dominasi Kasus Anak di Pontianak Semester Pertama 2025

by equator
Selasa, 29 Juli 2025 13:41
in Pontianak
0
0
SHARES
0
VIEWS
Ketua KPAD Kota Pontianak, Niyah Nurniyati. (Foto: Achmad Mundzirin)

EQUATOR, Pontianak – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak mencatat angka yang mengkhawatirkan terkait kasus anak selama periode Januari hingga Juni 2025. Dalam kurun waktu satu semester ini, tercatat sebanyak 94 kasus anak dengan dominasi kenakalan remaja dan kejahatan seksual.

Ketua KPAD Kota Pontianak, Niyah Nurniyati mengungkapkan, bahwa sebanyak 46 kasus atau 48,94 persen merupakan kenakalan remaja yang termasuk dalam kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Jenis pelanggaran yang mendominasi antara lain tawuran dengan senjata tajam dan berbagai tindakan kriminal lainnya.

“Kenakalan remaja ini menjadi perhatian serius kami. Mereka bukan hanya korban, tetapi juga bisa menjadi pelaku kejahatan. Ini kondisi yang mengkhawatirkan,” ungkap Niyah, Selasa 29 Juli 2025.

Selain itu, KPAD juga mencatat 23 kasus kejahatan seksual terhadap anak atau sekitar 24,47 persen, diikuti oleh 7 kasus kekerasan fisik (bullying) atau 7,45 persen. Kasus yang berkaitan dengan penyalahgunaan Napza tercatat sebanyak 3 kasus, sementara sisanya masuk dalam kategori kasus anak lainnya.

Menurut Niyah, faktor keluarga menjadi penyebab utama dalam munculnya berbagai kasus tersebut. Minimnya pengawasan dan lemahnya komunikasi antara orang tua dan anak menjadi celah besar yang sering dimanfaatkan oleh lingkungan negatif.

“Peran keluarga sangat dominan dalam membentuk perilaku anak, apakah mereka akan tumbuh sebagai korban atau pelaku. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga sangat penting, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Niyah juga menyoroti pengaruh gadget dan konten digital yang dikonsumsi anak-anak tanpa pengawasan orang tua. Menurutnya, banyak orang tua yang terlalu permisif terhadap penggunaan gawai, tanpa menyadari potensi bahayanya.

“Anak-anak bisa mengakses konten kekerasan atau pornografi dari genggaman mereka. Ini sangat berbahaya jika tidak diawasi,” katanya.

Untuk itu, KPAD Kota Pontianak mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat hingga tokoh agama, untuk bersama-sama memperkuat perlindungan terhadap anak.

“Kita butuh gotong royong, kolaborasi nyata untuk melindungi anak-anak kita. Pendidikan nilai-nilai moral, sosial, dan etika harus ditanamkan kembali, agar generasi muda kita tumbuh kuat dan berkarakter,” pungkas Niyah. (Zrn)

Next Post
Kenakalan Remaja dan Kekerasan Seksual Dominasi Kasus Anak di Pontianak Semester Pertama 2025

Operasi Patuh Kapuas 2025 Berakhir, Polda Kalbar: Kesadaran Berlalu Lintas Meningkat, Korban Jiwa Nihil

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Tanjung Beringin Kubu Raya

Bom Molotov Sasar SMPN 3 Sungai Raya, Terduga Pelaku Sudah Diamankan

11 jam ago
Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Tanjung Beringin Kubu Raya

Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Tanjung Beringin Kubu Raya

12 jam ago
Edi-Bahasan Hadiri Rakornas Presiden RI di Bogor, Bahas Penyelarasan Program Strategi Nasional

Edi-Bahasan Hadiri Rakornas Presiden RI di Bogor, Bahas Penyelarasan Program Strategi Nasional

1 hari ago
Dishub Pontianak Akan Terapkan Sistem Satu Arah Jalan Paralel Sungai Raya Dalam Mulai 2 Februari 2026

Dishub Pontianak Akan Terapkan Sistem Satu Arah Jalan Paralel Sungai Raya Dalam Mulai 2 Februari 2026

2 hari ago
Bupati Ketapang Tanam Jagung di Manis Mata

Bupati Ketapang Tanam Jagung di Manis Mata

2 hari ago

Trending

  • SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Fokus Utama Pembangunan Kota Pontianak 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Sanggau Gelar Bimtek untuk 48 Petugas Fogging

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Lantik Kades PAW Asam Jelai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version