• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kapuas Hulu

Keberadaan Orang Asing di Mentebah, Direktur PT Borneo Mandiri Mineral Angkat Bicara

by EQUATOR
Jumat, 11 November 2022 05:58
in Kapuas Hulu
0
0
SHARES
0
VIEWS
Tenaga Kerja Asing
Tenaga Kerja Asing. Net

EQUATOR, Kapuas Hulu. Khai Min Direktur PT Borneo Mandiri Mineral angkat bicara terkait berita yang beredar di media terkait keberadaan Warga Negara Asing (WNA) di Kecamatan Mentebah dikeluhkan warga karena dianggap mengincar tambang Kapuas Hulu.

“Perusahaan menggunakan Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok sebagai staf ahli dan semuanya resmi serta memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS), ” katanya, Jumat (11/11/2022).

Khai Min menyampaikan, perusahaan ada menugaskan beberapa TKA ke Kapuas Hulu, untuk mengecek kondisi mesin dan peralatan di Simpang Empat Suruk Kecamatan Bunut Hulu dan sekalian survei apakah kondisi dan jalan sudah siap untuk dilakukan mobilisasi alat ke dalam lokasi tambang. Untuk melakukan pekerjaan ini hanya dibutuhkan 2 hingga 3 hari.

“Kita bukan hanya sekedar survei saja, tapi kami pihak perusahaan juga membantu warga disana memperbaiki jembatan, ” ucapnya.

Mengenai jumlah TKA yang datang kata Khai Min, pertama kali memang ada tiga orang, pada waktu itu mereka menginap di Hotel Banana. Untuk kedatangan yang kedua ada 3 orang.

“Untuk sekali ini kita menginap dirumah yang sudah disewa di Desa Tanjung Intan. Waktu itu kami sampai di Mentebah hari Jumat, kami ada lapor ke Imigrasi dan Polsek,” ujarnya.

Lanjut Khai Min, keesokan harinya pihaknya melapor ke Kepala Desa, tapi tidak diterima alasannya hari Sabtu karena bukan jam kerja. Sehingga dari desa meminta untuk lapor orang asing ini hari Senin.

“Kita tidak jadi lapor karena Minggu kita sudah pulang ke Pontianak karena pekerjaan survei sudah selesai. Sekarang 4 TKA kita datang lagi ke Kapuas Hulu, tapi tidak menginap di Desa Tanjung Intan Kecamatan Mentebah melainkan menginap di Desa Nanga Suruk Kecamatan Bunut Hulu, ” jelasnya.

Sambungnya, didalam berita yang beredar juga disebutkan adanya keluhan dari warga terhadap TKA yang mereka bawa, karena TKA ini tidak dianggap membaur dengan masyarakat.

“Justru saya mau bertanya apakah ini benar keluhan dari warga. Karena TKA kalau datang survei paling 2 sampai 3 hari, pergi pagi pulang malam. Bukan kita menutup diri . Tetapi TKA tidak bisa bahasa Indonesia dan warga sekitar juga tidak bisa Bahasa Mandarin. Jadi berkomunikasi saja tak bisa bagaimana bisa membaur dengan masyarakat, ” pungkasnya. (*)

Next Post
Pesilat Kabupaten Kapuas Hulu yang lolos ke final Porprov Kalbar

Enam Pesilat Kapuas Hulu Masuk Final Porprov Kalbar

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di Sungai Pinoh Melawi

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di Sungai Pinoh Melawi

7 jam ago
Wali Kota Pontianak Cek Langsung Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri

Wali Kota Pontianak Cek Langsung Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri

14 jam ago
Sujiwo Serahkan Santunan ke Anak-anak Yatim di Kubu Raya

Sujiwo Serahkan Santunan ke Anak-anak Yatim di Kubu Raya

1 hari ago
​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

1 hari ago
Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

1 hari ago

Trending

  • Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

    Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lukisan Kuda Api jadi Jembatan Kepedulian, AHY Salurkan Bantuan untuk Warga Singkawang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Operasi Pasar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Harga Paket Sembako Diturunkan Jadi Rp 50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaleidoskop 10 Bulan Kepemimpinan Alex-Jamhuri, Komitmen Membangun Ketapang Secara Merata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version