• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 25, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Karhutla Belum Usai, Polres Kubu Raya dan Tim Gabungan Masih Berjuang di Garis Depan

by equator
Kamis, 3 Juli 2025 13:37
in Berita Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS

EQUATOR, Kubu Raya – Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Kubu Raya, Sat Brimob Polda Kalbar, Dit Samapta Polda Kalbar, BPBD, Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA), dikerahkan untuk memadamkan dan mendinginkan lahan yang terbakar di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu 2 Juli 2025.

Sejak pukul 08.00 WIB, petugas bergerak cepat ke dua kecamatan yang terdampak paling parah, yakni Sungai Raya dan Sungai Kakap, yang terpantau memiliki sejumlah titik panas (hotspot) dan kepulan asap akibat kebakaran lahan gambut dan semak belukar.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan, bahwa upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari deteksi dini, pemadaman, penyekatan, hingga pendinginan di lokasi rawan terbakar.

“Petugas di lapangan tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan verifikasi terhadap titik hotspot serta menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Ade dalam keterangan resminya, Kamis (03/07/2025).

10 Hektare Lahan di Sungai Raya Terbakar

Di Kecamatan Sungai Raya, kebakaran terpantau di kawasan Jalan Parit Derabak hingga Parit Sembin, Dusun Sungai Seribu, Desa Parit Baru. Lokasi ini menjadi salah satu titik rawan karena berdekatan dengan pemukiman warga dan memiliki akses air yang cukup. Lahan yang terbakar terdiri dari semak belukar dan lahan gambut yang kering.

Tiga titik koordinat yang diidentifikasi sebagai pusat api berada di 0.112631667S – 109.3731583E dan 0.11577166S – 109.3645166E. Diperkirakan, luas lahan yang terdampak mencapai 10 hektare.

Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan oleh gabungan personel dari Sat Samapta Polres Kubu Raya, Polsek Sungai Raya, Batalyon A Sat Brimob Polda Kalbar, Dit Samapta Polda Kalbar, Damkar Wonodadi, Damkar Manggala Agni, BPBD Kabupaten Kubu Raya, dan MPA Desa Parit Baru.

“Tim Gabungan ini langsung bergerak setelah titik api ditemukan saat patroli rutin. Kecepatan penanganan sangat penting untuk mencegah api merambat lebih luas,” ujar Ade.

Kebakaran di Sungai Kakap: Vegetasi Kering, Akses Sulit

Sementara itu di Kecamatan Sungai Kakap, kebakaran juga melanda kawasan Parit Buluh, Dusun Kenanga, Desa Punggur Kecil. Lokasi ini memiliki jenis tanah gambut dan vegetasi berupa semak kering, pakis, serta rumput, yang mempercepat perambatan api.

Personel Polsek Sungai Kakap bersama MPA dan tim pemadam lainnya masih melakukan upaya pendinginan di lokasi. Di lokasi ini, titik koordinat api berada pada 0.1671000S – 109.3093900E.

Dengan kondisi air yang terbatas dan akses jalan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki, petugas harus bekerja ekstra keras. Luas lahan yang terbakar di kawasan ini diperkirakan sekitar 5 hektar.

“Pemilik lahan belum diketahui, namun petugas tetap melakukan langkah-langkah pemadaman sambil berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penyelidikan lebih lanjut,” terang Ade.

Langkah Pencegahan dan Himbauan Kepada Masyarakat

Dalam setiap aksi pemadaman, tim gabungan di lapangan juga aktif memberikan edukasi kepada warga sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu, koordinasi terus dilakukan dengan Pemerinta Daerah, BPBD dan Manggala Agni Kubu Raya terkait kerawanan wilayah dan perkembangan cuaca.

Polres Kubu Raya bersama stakeholder terkait memperketat patroli di daerah-daerah yang rawan karhutla dan meningkatkan sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat lokal.

“Kami mengajak semua pihak, khususnya masyarakat, untuk lebih peduli terhadap dampak kebakaran lahan. Jangan bakar lahan sembarangan, apalagi di tengah musim kemarau seperti saat ini,” pungkasnya.

Situasi Terkini

Ade mengatakan, hingga hari ini proses pendinginan masih berlangsung di beberapa titik, terutama di Desa Parit Baru dan Punggur Kecil. Tidak ditemukan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, Polres Kubu Raya memastikan akan terus mengawal upaya pemadaman dan mencegah agar kebakaran tidak meluas.

“Selain itu petugas juga mensosialisasikan mengenai Undang-undang PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) Nomor 32 Tahun 2009 Pasal 108, yang mengatur sanksi bagi masyarakat yang sengaja membuka lahan dengan cara membakar. Sanksi yang diberlakukan minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun penjara, serta denda maksimal Rp 10 miliar,” tegas Ade. (M@nk)

Next Post
Karhutla Belum Usai, Polres Kubu Raya dan Tim Gabungan Masih Berjuang di Garis Depan

Ekonomi Pontianak Tumbuh 5,03 Persen, Pemkot Genjot Belanja Modal

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Bahasan Sebut Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas

4 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Tak Hanya Tempat Ibadah, Ratusan Masjid di Pontianak Juga Jadi Pusat Sosial dan Ekonomi Umat

5 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

5 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Edi Kamtono Ajak ASN Jadikan Ramadan Momen Introspeksi Diri

6 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Wali Kota Pontianak Safari Ramadan Perdana di Masjid Baitussalam Banjar Serasan

6 hari ago

Trending

  • Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produk Kuliner UMKM Sanggau Diminati Negeri Jiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggi Arsih Sabet Juara Pertama Dendang Melayu di Pagelaran Adat Budaya Kecamatan Nanga Tayap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version