• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Jumat, Januari 2, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jauh di Atas Standar Nasional, Cadangan Listrik Kalimantan Aman

by equator
Kamis, 20 Maret 2025 17:47
in Ekonomi
0
0
SHARES
0
VIEWS
Wamen ESDM Yuliot Tanjung diwawancara awak media saat berkunjung di Kantor PLN UP2B Kalbar, Kamis (20/03/2025). Foto: m@nk/JURNALIS.co.id

EQUATORONLINE.ID – Pasokan listrik untuk wilayah Kalimantan aman menjelang perayaan Idul Fitri. Bahkan, cadangan listriknya di atas standar nasional.

“Cadangan listrik di Kalimantan mencapai 38 persen dari total konsumsi. Angka tersebut jauh di atas standar nasional, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait pasokan listrik selama perayaan Idul Fitri,” kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Yuliot Tanjung kepada wartawan di PLN UP2B Kalbar, Kamis (20/03/2025).

Meski demikian, kata Yuliot, Kalbar masih membutuhkan penguatan infrastruktur. Saat ini, pemerintah sedang mengembangkan sistem interkoneksi agar ketersediaan listrik lebih merata dan andal di seluruh wilayah Kalimantan.

“Untuk Kalimantan Barat, kita juga tengah mengembangkan infrastruktur, dan kita harapkan dengan adanya interkoneksi antarwilayah di Kalimantan, cadangan daya mampu akan semakin meningkat,” ujarnya.

Yuliot juga menanggapi upaya pemerintah dalam mencapai target net zero emission di sektor kelistrikan, terutama untuk daerah terpencil. Menurutnya, daerah terpencil yang masih memiliki ekosistem hijau dan daya serap oksigen yang baik bukan menjadi prioritas utama dalam pengurangan emisi.

“Kalau untuk daerah terpencil, itu masih menjadi wilayah hijau dengan kemampuan menyerap karbon yang baik. Fokus utama kami saat ini adalah daerah dengan produksi emisi tinggi, seperti PLTU di Pulau Jawa, misalnya Cirebon,” tuturnya.

Yuliot menyampaikan, sebagian dari strategi mencapai target emisi nol bersih, pihaknya juga akan berencana menghentikan operasional beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) guna mendukung transisi energi yang lebih berkelanjutan.

“Untuk pemenuhan komitmen kita dalam net zero emission ini akan ada kajian dan juga ada prioritas untuk PLTU yang dipensiundinikan,” pungkas Yuliot.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kalbar, Wamen Yuliot meninjau sejumlah infrastruktur energi. Di antaranya SPBE PT Pesona Asia Gas, pangkalan LPG Marjani, SPBU, PLN UP2B Kalbar serta meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). (zrn)

Next Post
1.300 Personel Gabungan Diterjunkan, Siap Layani Masyarakat Kalbar Rayakan Idul Fitri

1.300 Personel Gabungan Diterjunkan, Siap Layani Masyarakat Kalbar Rayakan Idul Fitri

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pontianak Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama Lintas Agama

Pontianak Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama Lintas Agama

7 jam ago
Kaleidoskop 10 Bulan Kepemimpinan Alex-Jamhuri, Komitmen Membangun Ketapang Secara Merata

Kaleidoskop 10 Bulan Kepemimpinan Alex-Jamhuri, Komitmen Membangun Ketapang Secara Merata

1 hari ago
Polres Ketapang Ungkap 114 Kasus Narkotika Sepanjang Tahun 2025, Delta Pawan Ranking 1 Peredaran Narkoba

Kelola Hibah Sesuai Aturan, KONI Ketapang Paparkan Program Kerja dan Prestasi Atlet di Tahun 2025

1 hari ago
Polres Ketapang Ungkap 114 Kasus Narkotika Sepanjang Tahun 2025, Delta Pawan Ranking 1 Peredaran Narkoba

Polres Ketapang Ungkap 114 Kasus Narkotika Sepanjang Tahun 2025, Delta Pawan Ranking 1 Peredaran Narkoba

1 hari ago
Polres Ketapang Tangani 714 Kasus Tindak Pidana Sepanjang 2025

Polres Ketapang Tangani 714 Kasus Tindak Pidana Sepanjang 2025

1 hari ago

Trending

  • Polres Ketapang Tangani 714 Kasus Tindak Pidana Sepanjang 2025

    Polres Ketapang Tangani 714 Kasus Tindak Pidana Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Ketapang Ungkap 114 Kasus Narkotika Sepanjang Tahun 2025, Delta Pawan Ranking 1 Peredaran Narkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Pendekar Wira Utama Diseret Opini Dugaan Korupsi, BPWU: Penggiringan yang Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pontianak Raih IPKD Tertinggi se-Kalbar untuk Kategori Kota Berfiskal Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penerbangan Perdana Rute Batik Air Pontianak-Kuala Lumpur Dimulai 6 Januari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version