• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Hampir 50 Persen Pelajar Tak Sarapan, Kepala Dinkes Sanggau: Sarapan Sehat Tak Mesti Mahal

by EQUATOR
Rabu, 26 Oktober 2022 17:38
in Berita Daerah, Gaya Hidup, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

Foto---Kepala Dinkes Sanggau, Ginting
Foto–Kepala Dinkes Sanggau, Ginting

 

EQUATOR, SANGGAU. Aksi Bergizi di Sekolah yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau di SMPN 01 dan SMAN 02 pada Rabu (26/10/2022) menemukan fakta bahwa hampir 50 persen pelajar tidak sarapan di rumah.

“Ternyata anak sekolah itu, hampir 50 persen itu tidak sarapan di rumah. Mungkin mengharapkan sarapan di kantin sekolah, alasannya macam-macam. Ada yang tidak sempat, ada yang mual kalau sarapan, ada yang BAB kalau sarapan,” ungkap Ginting, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau di sela-sela acara.

Ia mengimbau para pelajar membiasakan sarapan di rumah sebelum berangkat sekolah.

“Biasakanlah sarapan di rumah dengan sarapan sehat. Sarapan sehat tidak mesti mahal. Sebaiknya menggunakan makanan-makanan lokal, supaya begitu sampai di sekolah benar-benar siap untuk belajar. Karena kalau tidak sarapan di rumah, sarapannya di sekolah pasti jam istirahat. Itu sudah telat waktu sarapan,” terangnya.

Ginting menegaskan, sarapan sangat penting bagi tubuh. Jika dihitung sejak makan malam sekitar pukul 18.00 atau 19.00, hingga berangkat sekolah sekitar pukul 06.00 atau 07.00, artinya ada 12 jam perut dalam keadaan kosong.

“Jangan ditambah lagi sampai menjelang siang. Karena pagi-pagi sudah kosong, jadi harus diisi. Tadi ada yang bilang, kalau sarapan, saya BAB. Ya bagus. Artinya pagi-pagi, harus ada masukan yang baru, dan kotoran dibuang. Itulah yang kita edukasi ke siswa-siswi. Bagaimanapun juga, remaja adalah generasi penerus yang menentukan kemana arah bangsa kita ini. Arah bangsa kita ini tergantung bahaimana kesehatan remajanya,” bebernya.

Dalam aksi serentak itu secara nasional itu, selain sarapan sehat bersama juga dilakukan senam bersama. Kemudian, minum tablet tambah darah untuk siswi, serta pemeriksaan hemoglobin bagi siswi untuk mengetahui berapa banyak yang anemia di sekolah.

Tak kurang dari 1052 pelajar ikut di Aksi Bergizi di Sekolah ini. Terdiri dari 529 pelajar dari SMAN 02, dan 523 pekajar SMPN 01.

Sementara itu, Kepala SMAN 02, Silas menilai Aksi Bergizi di Sekolah sangat postif bagi para pelajar. Ia menyebut para pelajar di SMN 02 datang dari berbagai macam latar belakang.

“Ada sekian persen peserta didik kita ini berasal dari keluarga menengah bahkan kurang mampu. Untuk mereka ini biasanya mereka kalau ke sekolah tidak dalam kondisi sangat sehat. Biasanya mereka berangkat ke sekolah tanpa ada sarapan. Tentu dengan adanya pencontohan hari ini, bahwa dilaksanakan sarapan secara serentak bersama-sama, semoga ini bia kita sosialisasikan dan kita komunikasikan. Mungkin kedepan, pelan-pelan kita betul-betul mewajibkan adanya sarapan,” ungkap Silas. (KiA)

 

 

 

Next Post

Kepala Dinkes Sanggau: Perda Kawasan Tanpa Rokok Bukan Melarang Orang Merokok

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Tanjung Beringin Kubu Raya

Bom Molotov Sasar SMPN 3 Sungai Raya, Terduga Pelaku Sudah Diamankan

21 jam ago
Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Tanjung Beringin Kubu Raya

Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Tanjung Beringin Kubu Raya

21 jam ago
Edi-Bahasan Hadiri Rakornas Presiden RI di Bogor, Bahas Penyelarasan Program Strategi Nasional

Edi-Bahasan Hadiri Rakornas Presiden RI di Bogor, Bahas Penyelarasan Program Strategi Nasional

2 hari ago
Dishub Pontianak Akan Terapkan Sistem Satu Arah Jalan Paralel Sungai Raya Dalam Mulai 2 Februari 2026

Dishub Pontianak Akan Terapkan Sistem Satu Arah Jalan Paralel Sungai Raya Dalam Mulai 2 Februari 2026

2 hari ago
Bupati Ketapang Tanam Jagung di Manis Mata

Bupati Ketapang Tanam Jagung di Manis Mata

3 hari ago

Trending

  • SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Fokus Utama Pembangunan Kota Pontianak 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Sanggau Gelar Bimtek untuk 48 Petugas Fogging

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Lantik Kades PAW Asam Jelai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version