• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dorong Pengembangan Usaha Warga Desa Sukabangun, PLN Salurkan Bantuan Senilai Rp 78 juta

by Equator News
Kamis, 16 September 2021 15:06
in Ekonomi
0
0
SHARES
0
VIEWS
PLN UP3 Ketapang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PLN Peduli Pengembangan Kampung Pengupas Ale-ale, menyalurkan bantuan senilai Rp 78 Juta, pada Rabu (08/09/2021).
Keterangan foto: PLN UP3 Ketapang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PLN Peduli Pengembangan Kampung Pengupas Ale-ale, menyalurkan bantuan senilai Rp 78 Juta, Rabu (08/09/2021). (Istimewa)

EQUATOR, Ketapang – Guna meningkatkan, pengembangan usaha warga pengupas ale-ale di Desa Sukabangun, Ketapang, PLN UP3 Ketapang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk PLN Peduli Pengembangan Kampung Pengupas Ale-ale, menyalurkan bantuan senilai Rp 78 Juta, pada Rabu (08/09/2021). 

Adapun bantuan yang diberikan tersebut, dalam bentuk peralatan dan pelatihan pengembangan produk ale-ale.

Manajer PLN UP3 Ketapang, Sanggam Robaga Parsaoran Sinaga menyampaikan, Desa Sukabangun memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk olahan ale-ale sehingga dapat bernilai ekonomi lebih tinggi.

“Kota Ketapang terkenal dengan nama ‘Kota Ale-ale’, tentunya akan menjadi lebih baik lagi jika ale-ale yang melimpah di sini tidak hanya dijual mentah tapi bisa dijadikan produk olahan makanan yang lebih variatif dan bisa dijadikan buah tangan khas daerah Ketapang,” tutur Sanggam.

Untuk melaksanakan pelatihan, PLN menggandeng Politeknik Negeri Ketapang, untuk melatih warga dalam mengolah ale-ale menjadi makanan ringan seperti; abon ale-ale, stick ale-ale, ale-ale crispy dan kerupuk ale-ale.

Salmiah (30), salah seorang peserta mengaku sangat beruntung bisa ikut dalam kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan keterampilan usaha ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha ale-ale yang selama ini digelutinya. 

“Kami bangga mendapat julukan ‘Kampung Ale-ale’, dan kami sangat berterima kasih kepada PLN dan Politeknik Negeri Ketapang yang sudah peduli terhadap kemajuan usaha di desa kami,” tutur Salmiah.

Salmiah juga berharap program ini tidak hanya sebatas pelatihan saja, tapi juga dapat berkelanjutan seperti pendampingan dalam hal produksi dan pemasaran produk, agar usaha yang mereka jalankan dapat bertahan terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. (FikA)

Next Post
Keterangan foto: Kapolda Kalbar, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto saat menghadiri Launching Aplikasi Sistem Analisis Pencegahan atau (ASAP Digital Nasional) secara virtual, Rabu (15/09/2021). (Istimewa)

Percepatan Penanganan Karhutla, Kapolri Luncurkan Aplikasi ASAP Digital Nasional

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di Sungai Pinoh Melawi

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja 14 Tahun yang Tenggelam di Sungai Pinoh Melawi

2 jam ago
Wali Kota Pontianak Cek Langsung Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri

Wali Kota Pontianak Cek Langsung Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri

9 jam ago
Sujiwo Serahkan Santunan ke Anak-anak Yatim di Kubu Raya

Sujiwo Serahkan Santunan ke Anak-anak Yatim di Kubu Raya

21 jam ago
​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

23 jam ago
Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

23 jam ago

Trending

  • Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

    Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lukisan Kuda Api jadi Jembatan Kepedulian, AHY Salurkan Bantuan untuk Warga Singkawang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaleidoskop 10 Bulan Kepemimpinan Alex-Jamhuri, Komitmen Membangun Ketapang Secara Merata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Operasi Pasar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Harga Paket Sembako Diturunkan Jadi Rp 50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version