• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

DKPTPHP Sanggau Budidayakan Padi Kaya Gizi di Lima Kecamatan

by EQUATOR
Senin, 7 November 2022 18:11
in Berita Daerah, Ekonomi, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto---Kepala DKPTPHP melakukan tanam perdana padi kaya gizi di  Dusun Muara Dua Desa Kuala Dua Kecamatan Kembayan, Senin (07/11/2022)---ist
Foto—Kepala DKPTPHP melakukan tanam perdana padi kaya gizi di Dusun Muara Dua Desa Kuala Dua Kecamatan Kembayan, Senin (07/11/2022)—ist

EQUATOR, Sanggau. Upaya pemerintah menekan angka stunting di Kabupaten Sanggau dialukan dengan beragam cara. Satu di antaranya dengan pengembangan budidaya biofortifikasi atau padi kaya gizi.

Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau memulainya di Dusun Muara Dua Desa Kuala Dua Kecamatan Kembayan, Senin (07/11/2022).

“Ini salah satu upaya Pemerintah menurunkan kasus stunting karena beras yang dihasilkan padi ini sangat kaya gizi, sangat baik untuk mengatasi stuntinng,” kata Kepala DKPTPHP, Kubin kepada wartawan, Senin (07/11/2022).

Ia mengungkapkan, tahun 2022 ini Pemerintah Kabupaten Sanggau mendapatkan alokasi program biofortifikasi atau padi kaya gizi ini dari pemerintah pusat untuk 500 hektar yang tersebar di lima kecamatan yaitu Kembayan, Balai, Beduai, Bonti dan Tayan Hulu.

“Harapan kami melalui pengembangan budidaya biofortifikasi atau padi kaya gizi ini, dapat membantu Pemkab Sanggau untuk menurunkan kasus stunting di sanggau, tentu membutuhkan keseriusan dan kerjasama semua pihak,” ujarnya.

Kubin menambahkan, selain untuk mengatasi kasus stunting, pengembangan budidaya biofortifikasi atau padi kaya gizi ini juga sebagai strategi Pemkab Sanggau meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat petani sebagai wujud nyata visi-misi Sanggau maju dan terdepan. (KiA)

Next Post

Libas Bengkayang, Tim Futsal Putra Kapuas Hulu Lolos Delapan Besar

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

Wali Kota Pontianak Buka Edi Kamtono Newton Home Tournament

8 jam ago
Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

13 jam ago
Semarak Peserta Pawai Taaruf Sambut Ramadan, Bahasan: Momentum Perkuat Toleransi dan Harmoni

Semarak Peserta Pawai Taaruf Sambut Ramadan, Bahasan: Momentum Perkuat Toleransi dan Harmoni

22 jam ago
Pemkot Pontianak Laksanakan Evaluasi Data Jelang Publikasi PDA 2026

DPRD Kota Pontianak Sambut Puluhan Mahasiswa Fisip Untan Belajar Parlemen

2 hari ago
Pemkot Pontianak Laksanakan Evaluasi Data Jelang Publikasi PDA 2026

Tim SAR Gabungan Masih Mencari Dua dari Empat Anak yang Tenggelam di Sungai Kapuas

2 hari ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juhendro Resmi Jabat Ketua IDI Ketapang Masa Bakti 2023 – 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD ke-127 Dimulai, Bupati Ketapang Harap Percepat Pembangunan Desa dan Hidupkan Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version