• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Januari 21, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Dinkes Sanggau Bersih-bersih Lingkungan, Najori: Penanganan KLB Sesuai Protap

by EQUATOR
Sabtu, 16 Desember 2023 11:29
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto----Para petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau melakukan bersih-bersih, Sabtu (16/12/2023)---Kiram Akbar
Foto—-Para petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau melakukan bersih-bersih, Sabtu (16/12/2023)—Kiram Akbar

EQUATOR, SANGGAU. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau melakukan bersih-bersih sebagai bentuk tindak lanjut temuan tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kabupaten Sanggau. Status Kejadian Luar Biasa (KLB) pun telah ditangan sesuai prosedur tetap (Protap).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori menegaskan kondisi lingkungan Dinas Kesehatan sudah tidak ada masalah dan telah dilakukan pembersihan secara masif terutama lokasi-lokasi yang berpotensi mengakibatkan sarang nyamuk dan perkembangbiakan jentik.

“Alhamdulillah, kami langsung tindaklanjuti dengan kegiatan bersih lingkungan di kantor. Secara umum kondisi sudah aman dan bersih,” ungkapnya, Sabtu (16/12/2023).

Terkait dengan penanganan kejadian luar biasa demam berdarah dengue (KLB DBD), pihaknya telah melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur tetap (Protap) yang diberikan.

“Kita sudah lakukan Protap penanganan KLB dan sudah kami sampaikan dengan tim Kemenkes termasuk PSN dan 3M serta fogging di wilayah kecamatan masing-masing. Dari data dan laporan, tim Kemenkes meminta secara rutin dan berkala harus disampaikan mengingat tren DBD yang berkembang,” jelasnya.

Dikatakannya, kehadiran tim Kemenkes memang ingin mengambil sampel jentik untuk dilakukan penelitian agar mengetahui tipe jentik, apakah jenis berbeda dengan daerah lain.

“Karena semua kasus DBD di Kalbar. Tapi ternyata angka kematian di Sanggau kok tinggi. Tapi saya tegaskan, penanganan sudah dilakukan sesuai Protap, DBD minimal dilakukan penanganan awal sesuai kriteria KLB,” katanya.

“Pasien yang datang dengan kondisi demam dilakukan pemeriksaan dengan N-1, kalau positif DBD maka dilakukan tindakan minimal dirawat di Puskesmas selama dua hari. Apabila tidak menunjukkan perkembangan, maka harus dirujuk ke rumah sakit. Dan apabila hasil dan keadaan umum menunjukkan situasi tidak bisa ditangani dan N-1 positif puskesmas bisa langsung merujuk ke rumah sakit yang ditunjuk ,” sambungnya.

Keberanian Sanggau untuk menetapkan KLB DBD menunjukkan komitmen bahwa Sanggau serius menangani DBD yang terjadi. Untuk itu, berbagai kegiatan pencegahan dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan PSN, 3 M serta fogging.

Najori juga menambahkan, KLB DBD di Sanggau juga telah diperpanjang hingga 31 Desember 2023. Jika dalam rentang waktu tersebut perkembangannya masih meningkat maka KLB bisa diperpanjang.

Dalam rangka perpanjangan KLB DBD, Najori mengajak seluruh stakeholder baik ditingkat dusun, desa hingga kecamatan secara masif melakukan upaya-upaya PSN dan 3M plus serta pihak puskesmas melakukan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat terhadap bahaya DBD serta melaksanakan 3 M plus terutama posyandu. (KiA)

Next Post
Guru dari daerah 3T ini mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kapuas Hulu untuk mempertanyakan tunjangan khusus mereka

Tunjangan Khusus Guru 3T Belum Dibayar, Guru Ancam Mogok dan Tutup Sekolah

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Tindaklanjuti Aduan Warga, PUPR Pontianak Pangkas Pohon di Jalan Selat Sumba

Tindaklanjuti Aduan Warga, PUPR Pontianak Pangkas Pohon di Jalan Selat Sumba

18 menit ago
Bupati Ketapang Hadiri Rakenas XVII Apkasi di Batam

Pemkot Pontianak Perpanjang Kerja Sama Lahan untuk Rumkital TNI AL Rahadi Osman

3 jam ago
Bupati Ketapang Hadiri Rakenas XVII Apkasi di Batam

Bupati Ketapang Hadiri Rakenas XVII Apkasi di Batam

3 jam ago
Edi Kamtono Minta PDAM Responsif dan Terus Perkuat Manajemen Risiko Air Bersih

Edi Kamtono Minta PDAM Responsif dan Terus Perkuat Manajemen Risiko Air Bersih

23 jam ago
Pontianak Siaga Karhutla

Pontianak Siaga Karhutla

1 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Jamhuri Sampaikan Usulan Strategis Pembangunan Daerah ke Bappenas RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pontianak Kembali Jadi Tuan Rumah Event Berskala Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Izin Sudah Dicabut, PT Mandara Prima Nusantara Masih Beroperasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version