• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Dinkes Gelar Advokasi dan Koordinasi STMB, Targetkan 65 Desa ODF

by EQUATOR
Selasa, 5 Maret 2024 17:32
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto—Foto bersama usai acara Advokasi dan Koordinasi STMB, Selasa (05/03/2024)—Kiram Akbar

 

EQUATOR, SANGGAU. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau menggelar Advokasi dan Koordinasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB), Selasa (05/03/2024) di aula Dinkes Sanggau. Acara yang digelar hingga sore hari tersebut dihadiri para perwakilan Forkompimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sanggau.

Di acara tersebut terungkap, ternyata jumla desa yang udah Open Defecation Free (ODF) atau tidak lagi Buang Air Besar (BAB) sembarangan, sangat kecil. Hanya 11 desa dari 169 desa se-Kabupaten Sanggau.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, Stepanus Jonedi menyebut 11 tersebut terdiri dari enam desa di Kecamatan Kembayan, satu di Kecamatan Mukok, satu desa di Kecamatan Kapuas, dua desa di Parindu, erta satu desa lagai di Tayan Hulu.

“Artinya baru enam persen. Kalau kita ikutkan kebijakan nasional, seharusnya 118 desa. Tapi ada kebijakan daerah, sesuai kemampuan daerah, target kita kita selanjutnya adalah 65 desa ODF. Makanya dibuat komitmen pertemuan seperti ini, supaya sektor mana saja yang terlibat bisa memberi peran,” kata Stepanus Jonedi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau usai acara.

Masih rendahnya persentase ODF, diakui Jonedi membuat Kabupaten Sanggau berada di posisi tiga terendah dalam hal sanitasi total berbasis masyarakat se-Kalbar. Justeru Kabupaten Sekadau, Sintang dan Kayong Utara menempati tiga tertinggi.

Ia menyebut, persoalan sanitasi tak melulu soal BAB sembarang. Ada empat pilar lainnya yaitu; Cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

“Ini melibatkan banyak stake holder. Dinkes ada di perubahan perilaku. Tapi kalau sarananya tidak ada, mau kemana. Dinkes sudah tidak bisa lagi ke ranah fisik. Sudah ada tupoksinya masing-masing. Ayo kita (Dinkes, red) pacu di perilaku,” pungkasnya. (KiA)

 

Next Post
Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat

Ganti Rugi Dampak Pembangunan Pile Slab Ada, Wabup Minta Pemilik Lahan Sabar

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

PKK Pontianak Bagi-bagi Takjil di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie

9 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Pasutri Lansia Tewas Usai Motor Tabrak Truk di Jalan Sultan Agung Kubu Raya

9 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

ASN Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak

9 jam ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

9 jam ago
Edi Kamtono dan Daud Yordan Berbagi Takjil di Bundaran Digulis

Edi Kamtono dan Daud Yordan Berbagi Takjil di Bundaran Digulis

1 hari ago

Trending

  • Laka Lantas di KM 19 Trans Kalimantan Tewaskan Seorang Pengendara Motor

    Pontianak Raih Penghargaan UHC Pratama dari BPJS Kesehatan, Cakupan JKN Tembus 99,05 persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Targetkan RS Pratama Sandai Beroperasi Pertengahan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cek Obat Sirop Berbahaya, Polisi dan Dinkes Kapuas Hulu Datangi Apotek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safari Ramadhan di Nanga Tayap, Bupati Ketapang Tinjau Koperasi Desa dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version