• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Dinkes Gelar Advokasi dan Koordinasi STMB, Targetkan 65 Desa ODF

by EQUATOR
Selasa, 5 Maret 2024 17:32
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto—Foto bersama usai acara Advokasi dan Koordinasi STMB, Selasa (05/03/2024)—Kiram Akbar

 

EQUATOR, SANGGAU. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau menggelar Advokasi dan Koordinasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB), Selasa (05/03/2024) di aula Dinkes Sanggau. Acara yang digelar hingga sore hari tersebut dihadiri para perwakilan Forkompimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sanggau.

Di acara tersebut terungkap, ternyata jumla desa yang udah Open Defecation Free (ODF) atau tidak lagi Buang Air Besar (BAB) sembarangan, sangat kecil. Hanya 11 desa dari 169 desa se-Kabupaten Sanggau.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, Stepanus Jonedi menyebut 11 tersebut terdiri dari enam desa di Kecamatan Kembayan, satu di Kecamatan Mukok, satu desa di Kecamatan Kapuas, dua desa di Parindu, erta satu desa lagai di Tayan Hulu.

“Artinya baru enam persen. Kalau kita ikutkan kebijakan nasional, seharusnya 118 desa. Tapi ada kebijakan daerah, sesuai kemampuan daerah, target kita kita selanjutnya adalah 65 desa ODF. Makanya dibuat komitmen pertemuan seperti ini, supaya sektor mana saja yang terlibat bisa memberi peran,” kata Stepanus Jonedi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau usai acara.

Masih rendahnya persentase ODF, diakui Jonedi membuat Kabupaten Sanggau berada di posisi tiga terendah dalam hal sanitasi total berbasis masyarakat se-Kalbar. Justeru Kabupaten Sekadau, Sintang dan Kayong Utara menempati tiga tertinggi.

Ia menyebut, persoalan sanitasi tak melulu soal BAB sembarang. Ada empat pilar lainnya yaitu; Cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, dan pengamanan limbah cair rumah tangga.

“Ini melibatkan banyak stake holder. Dinkes ada di perubahan perilaku. Tapi kalau sarananya tidak ada, mau kemana. Dinkes sudah tidak bisa lagi ke ranah fisik. Sudah ada tupoksinya masing-masing. Ayo kita (Dinkes, red) pacu di perilaku,” pungkasnya. (KiA)

 

Next Post
Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat

Ganti Rugi Dampak Pembangunan Pile Slab Ada, Wabup Minta Pemilik Lahan Sabar

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Dump Truk Vs Truk Tangki CPO di Trans Kalimantan, Sopir Meninggal Dunia

3 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Sekda Pontianak Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN PPPK Paruh Waktu

3 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

DWP Pontianak Gelar Bazar Sembako Murah di Halaman Kantor Wali Kota

4 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Pemkot Pontianak Terapkan Manajemen Risiko dan Sosialisasikan Whistleblowing System

4 jam ago
Kian Sehat dan Transparan, Investasi Kota Pontianak Tembus Rp 1,55 Triliun pada 2025

Pontianak Utara Sebagai Kawasan Strategis Kota, Biaya Infrastruktur 2026 Capai Rp 63 M

4 jam ago

Trending

  • Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Pers Ketapang Puji Program “AJK Berbagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version