• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Minggu, Januari 18, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Ketapang

Diduga Lakukan Pemecatan Sepihak, PT SIM Terancam Dilaporkan ke Hubungan Industrial

by equator
Minggu, 24 September 2023 10:12
in Ketapang
0
0
SHARES
0
VIEWS
Ilustrasi PHK. Net

EQUATORONLINE.ID – PT Sejahtera Industri Makmur (SIM) yang merupakan Sub Kontraktor di PT Kayung Agro Lestari (KAL) diduga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap salah satu karyawannya atas nama Rajani (41).

Hingga kini, perusahaan di bawah pimpinan Pendi itu belum memberi alasan penyebab pemberhentian tersebut.

Padahal, Menurut Rajani, dirinya sempat menemui pihak perusahaan untuk meminta kejelasan statusnya di PT SIM. Namun, mereka belum bisa memberikan keputusan lantaran berada di direktur perusahaan.

“Saya sudah temui pihak perusahaan, saya ketemu Beni. Tapi kata Beni belum bisa memberi keputusan, karena berada di tangan bos Fendi,” kata Rajani, Sabtu (23/09/2023).

Jani menceritakan, ketidakjelasan dirinya dipecat atau tidak dari perusahaan, bermula dari ditariknya unit dump truk yang biasa ia bawa oleh PT SIM tanpa penjelasan. Pegambilan dilakukan saat malam hari.

“Sejak itu, sampai sekarang tidak memberi kabar lagi soal status saya. Kalau alasan penarikan mobil karena saya tidak mau ikut kerja ke Balai, itu tidak masuk akal. Sebab sebelumnya mereka bilang pekerjaan di PT KAL masih ada, tapi tidak banyak,” ungkapnya.

Merasa diperlakukan tidak adil, dia mengaku sempat berkonsultasi ke bagian Hubungan Industrial (HI) Dinas Ketenagakerjaan Ketapang. Dinas menyarankan agar kedua belah pihak melakukan perundingan.

“Saran perundingan itu sudah saya lakukan. Pertama menemui Beni secara langsung. Kedua mengirim surat ke Direktur PT SIM melalui saudara Beni,” ungkapnya.

Namun, dijelaskan dia, pada pertemuan pertama tidak membuahkan hasil. Bahkan berkirim surat sebanyak dua kali untuk meminta perundingan, pihak perusahaan tidak bisa hadir dengan berbagai alasan.

“Surat pertama saya kirim tanggal 16 September. Sedangkan surat kedua tanggal 21 September. Dari dua surat yang saya kirim, mereka tidak hadir karena alasan kesibukan,” tuturnya.

Adapun isi surat yang dikirim yakni meminta kejelasan tentang status dirinya di PT SIM yang hingga kini belum ada penagasan apakah dipecat, diberhentikan atau seperti apa oleh managemen. Kemudian Hal-hal lain yang menyangkut hak-haknya saya sebagai karyawan/pekerja di PT SIM.

“Menyikapi itu, saya berencana membuat laporan resmi ke Dinas Ketenagakerjaan Ketapang, tepatnya ke Hubungan Industrial. Kemungkinan Senin mendatang saya membuat laporan resmi,”

Sementara pihak perusahaan, Beni yang merupakan orang kepercayaan Pendi saat dikirim surat pertama mengaku, pimpinan PT SIM belum bisa menemui karena ada panggilan dari Polres Ketapang, dan belum mengetahui kapan selesainya.

“Nanti kalau udah ada waktu baru temui abang (Rajani, red). Nanti saya Whatsapp. Surat sudah saya sampaikan ke dia (Pendi, red), tapi besok ada panggilan Polres, jadi minta maaf belum bisa ketemu besok,” ujar Beni membalas WA Rajani pada 16 September kemarin.

Sedangkan pada surat kedua yang dikirim, Beni kembali menyampaikan bahwa Pimpinan PT SIM tidak bisa menemui karena menyelesaikan masalah Koperasi.

“Belum bisa. Pak jam minta selesaikan masalah koperasi sama administrasi dari 2017 sampai 2023. Saya juga masih di Pontianak,” tulis Beni meneruskan pesan Pendi.

Ketika dikonfirmasi via WhatsApp pada Sabtu (23/09/2023) malam terkait penjelasan perusahaan, Beni tidak memberikan respon. Hingga berita ditayangkan, pesan melalui WA berisi pertanyaan juga tak dibalas.

Pastikan Siap Terima Laporan Resmi

Mediator HI Dinas Ketenagakerjaan Ketapang, Yasir Arafat menilai sejauh ini dirinya belum bisa menanggapi secara jauh. Lantaran ranahnya masih antara pekerja dan pengusaha.

“Kecuali sudah di naikan ke dinas. Sekarang mekanisme kedinasan belom masuk,” kata Yasir, Sabtu (23/09/2023).

Kendati demikian, ketika ada permohonan yang dilampiri risalah perundingan Bipartit ataupun bukti gagal berunding, karena salah satu pihak menolak berunding, maka proses selanjutnya bisa naik ke proses tripartit/mediasi oleh mediator HI.

“Jadi kalau pekerja sudah mengirim surat perundingan dua kali, tapi pengusaha tidak hadir, itulah salah satu bukti gagal berunding. Karena pihak pengusaha menolak berunding. Intinya kita siap tindak lanjuti sepanjang ada laporan,” tambahnya. (dul)

Next Post
Jasad seorang bayi laki-laki ini mengapung di sungai Kapuas di Kecamatan Silat Hilir

Heboh Penemuan Mayat Bayi Mengapung di Sungai

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Wabup Jamhuri Sampaikan Usulan Strategis Pembangunan Daerah ke Bappenas RI

Wabup Jamhuri Sampaikan Usulan Strategis Pembangunan Daerah ke Bappenas RI

15 jam ago
Peringatan Hari Desa Nasional 2026, Bupati Alexander: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Transparansi Keuangan

Peringatan Hari Desa Nasional 2026, Bupati Alexander: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Transparansi Keuangan

3 hari ago
Jusuf Kalla Puji Penataan Kota Pontianak, Selaras dengan Nilai Keagamaan

Jusuf Kalla Puji Penataan Kota Pontianak, Selaras dengan Nilai Keagamaan

3 hari ago
Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

Kerja Sama dengan Kanada, Pontianak Bedah Kerugian Akibat Banjir Lewat Kajian Aktuaria

3 hari ago
Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

3 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Jamhuri Sampaikan Usulan Strategis Pembangunan Daerah ke Bappenas RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peredaran Sabu Terbongkar di Delta Pawan, Dua Pria Berusia 55 dan 46 Tahun Diciduk Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
iki-st.com contact radico khaitan Menu CTR Chicken Contact digni photography Inc Contact Us PT. SSA NLP Mumbai Divisi Bisnis Produksi Situs Korporat PT Bianje judi bola casino online judi bola sabung ayam sbobet mix parlay slot gacor mahjong judi bola online live casino online live casino online live casino online judi bola online sabung ayam online mahjong ways NPO SATOYAMA sabung ayam Kami adalah UENMA Kontak Indemax EHOB Informasi Kontak – Aos Levante, S.L. Contactez le Monaco Rugby Sevens - Club Professionnel à 7 judi bola online DRT Seitai Official Contact Trinidad and Tobago Pilots’ Association Official About Page Harifuku Clinic Official Access menu home roasted coffee Acara Liburan Musim Panas 2025 CapWorks Official Contact Ruang Pelarian Pertama di Budapest OTOMOTIF DEXEL UENMA