• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Maret 11, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Didit Richardi: Masyarakat Masih Anggap Air Bersih dan Sanitasi Bukan Kebutuhan Dasar

by EQUATOR
Selasa, 28 November 2023 22:56
in Berita Daerah, Infrastruktur, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto---Kepala DPCKTRP Kabupaten Sanggau, Didit Richard berfoto bersama para peserta sosialisasi air limbah domestik dan pembagian bubuk pengurai septiktank biofil, Senin (27/11/2023) di aula Hotel Emerald Sanggau---Kiram Akbar
Foto—Kepala DPCKTRP Kabupaten Sanggau, Didit Richard berfoto bersama para peserta sosialisasi air limbah domestik dan pembagian bubuk pengurai septiktank biofil, Senin (27/11/2023) di aula Hotel Emerald Sanggau—Kiram Akbar

EQUATOR, SANGGAU. Akses sanitasi masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Sanggau. Persentase akses sanitasi Kabupaten Sanggau masih di angka 59 persen. Masih jauh dari target nasional yang mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Perumahan Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (DPCKTRP) Kabupaten Sanggau, Didit Richardi mengatakan, kondisi itu harus ditambah dengan anggapan di masyarakat bahwa sanitas kebukan kebutuhan dasar.

“Masyarakat menganggap sanitasi bukan kebutuhan dasar. Padahal kami dari dinas ini menganggap kebutuhan dasar selain rumah dan air bersih. Memang harus kamilah yang memperjuangkan bahwa ini penting,” kata Didit Richardi, Senin (27/11/2023).

Akan halnya, Pemerintah Pusat yang menganggap pelayanan air bersih dan sanitasi sangat penting. Stereotipe itulah, diakui Didit belum bisa ditiru ke daerah. Satu sisi, akses sanitasi dan air bersih, kata Didit, bukan barang murah. Terutama di Kabupaten Sanggau yang wilayahnya luas.

“Untuk menaikkan satu persen saja (air bersih dan sanitasi) itu perlu Rp.10 miliar. Karena kita ini kan luas wilayah. Tidak bisa sama dengan wilayah yang kecil dan anggaran yang kecil bisa meningkatkan langsung persentase air bersih dan sanitasi,” ungkapnya.

Masyarakat, lanjut Didit, lebih senang ketika dana yang ada banyak tersedot untuk pembangunan dan perbaikan ruas jalan, karena menganggap akses yang langsung menyentuh mereka.

“Padahal kebutuhan dasar mereka seperti air bersih dan sanitasi itu sebenarnya perlu penganggaran. Cuma masih kurang prioritas bagi kita. Kalau sanitasi mengandalkan DAK. Kalau air bersih masih bisa keroyokan,” pungkasnya. (KiA)

Next Post
Foto---Kepala Dinas Perumahan Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Sanggau, Didit Richardi.

Dinas Cipta Karya Perjuangkan Sanggau Miliki IPLT

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkot Pontianak Salurkan Bansos Tunai Pelengkap Program Perlindungan Sosial

Pemkot Pontianak Salurkan Bansos Tunai Pelengkap Program Perlindungan Sosial

3 jam ago
Bupati Kubu Raya Serahkan Bantuan Sembako kepada Ratusan Pekerja Kebersihan

Bupati Kubu Raya Serahkan Bantuan Sembako kepada Ratusan Pekerja Kebersihan

16 jam ago
Pemkab Ketapang Gelar Safari Ramadan, Salurkan Beras Sambil Dengarkan Aspirasi Warga

Pemkab Ketapang Gelar Safari Ramadan, Salurkan Beras Sambil Dengarkan Aspirasi Warga

23 jam ago
Pemkot Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak Perpanjang Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan

Pemkot Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak Perpanjang Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan

1 hari ago
Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Operasional kepada Ratusan Petugas Fardhu Kifayah dan 37 Madrasah Diniyah

Wali Kota Pontianak Serahkan Bantuan Uang Tahap 1 APBD 2026 kepada Warga

1 hari ago

Trending

  • Geger Penemuan Mayat di Bunut Hulu, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    Geger Penemuan Mayat di Bunut Hulu, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekan Inflasi Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri, Pemkab Ketapang Gelar Operasi Pasar Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Operasi Pasar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Harga Paket Sembako Diturunkan Jadi Rp 50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version