• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Minggu, Februari 8, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

DBD Capai 354 Kasus, 12 Meninggal, Kadinkes Sanggau: Semua Tim Sudah Bergerak

by EQUATOR
Senin, 27 November 2023 11:19
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto—Petugas dari BPBD dan Dinkes Kabupaten Sanggau yang hampir setiap hari melakukan fogging ke pemukiman warga---Kiram Akbar 
Foto—Petugas dari BPBD dan Dinkes Kabupaten Sanggau yang hampir setiap hari melakukan fogging ke pemukiman warga—Kiram Akbar

EQUATOR, SANGGAU. Jumlah total kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau per 27 November 2023, sebanyak 354 kasus. Sebanyak 12 orang di antaranya meninggal dunia. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau.

“Kasus terbanyak di Kecamatan Kapuas, 108 kasus. Yang meninggal yang paling banyak itu di Tayan Hulu, 5 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau, Ginting, Senin (27/11/2023).

Ia menyebut upaya Pemda Sanggau sudah cukup maksimal. Dengan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), Ginting menyebut semua tim sudah bergerak. Baik lintas sektor, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai ke desa.

“Sekarang ini semuanya sudah ambil bagian masing-masing. Harapan kita kasus bisa menurun. Masyarakat juga sudah ikut ambil bagian dalam pemberantasan sarang nyamuk. Jadi kita selalu memberikan edukasi masyarakat. Butuh peran serta semua pihak. Terutama melaksanakan program 3M Plus,” ungkapnya.

Ginting menegaskan, status KLB berlaku hingga 28 hari ke depan sejak ditetapkan pada 17 November 2023 lalu. Setelah itu, status tersebut akan ditinjau kembali dengan melihat dinamika kasus DBD yang ada. “Apakah kembali ke kondisi biasa atau KLB diperpanjang,” imbuhnya.

Meski mengakui jumlah DBD di Sanggau tinggi, namun Ginting mengungkapkan jumlah tersebut masih lebih rendah dari kabupaten lain se-Kalimantan Barat. Kabupaten Sanggau masih di urutan 9 dalam jumlah kasus DBD. Nomor satu Kabupaten Kubu Raya dengan 1000 lebih kasus.

“Artinya memang sekarang ini lagi musimnya. Tapi kalau kita lihat progresnya. Ini kan pekan ke-48. Kalau kita lihat grafiknya ini mudah-mudahan terjadi penurunan,” ucapnya.

Mengenai target, Ginting berharap dalam waktu dekat paling tidak grafik kasus DBD di Kabupaten Sanggau, mendatar.

“Setelah mendatar, berarti sudah terkendali. Begitu terkendali kita berusaha untuk menurunkan. Itu dari jumlah kasus. Yang kedua, kita mencegah kematian dengan cara mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi penderita,” pungkasnya. (KiA)

Next Post
Berharap Enam Desa di Sanggau Jadi Role Model Sanitasi

Berharap Enam Desa di Sanggau Jadi Role Model Sanitasi

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Baznas Pontianak Gelar Rakorda IX UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

Baznas Pontianak Gelar Rakorda IX UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

10 jam ago
Perkuat Literasi Media, AJK dan Prodi KPI STAI Al-Haudl Akan Gelar Workshop Jurnalistik

Ikuti Arahan Presiden, Pontianak Dukung Gerakan Indonesia Asri

11 jam ago
Perkuat Literasi Media, AJK dan Prodi KPI STAI Al-Haudl Akan Gelar Workshop Jurnalistik

Perkuat Literasi Media, AJK dan Prodi KPI STAI Al-Haudl Akan Gelar Workshop Jurnalistik

11 jam ago
Wali Kota Pontianak Resmikan Masjid Al Ma’un di Lingkungan Panti Asuhan Tunas Melati

Buka Kaderisasi Tingkat Dasar, Bahasan Ajak Kader GMNI Perkuat Tradisi Intelektual dan Kontrol Sosial

1 hari ago
Wali Kota Pontianak Resmikan Masjid Al Ma’un di Lingkungan Panti Asuhan Tunas Melati

Wali Kota Pontianak Resmikan Masjid Al Ma’un di Lingkungan Panti Asuhan Tunas Melati

1 hari ago

Trending

  • Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Imunisasi Kejar JE, Edi Kamtono: Lindungi Anak dari Virus Mematikan

    12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ajukan TPA Sanitary Landfill, Kadis DPCKTRP Sanggau: Berdasarkan DED Rp.20 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Dampak Pembangunan Pile Slab Tahap Dua Belum Selesai, Pemilik Lahan Minta Proyek Dihentikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Pasar di Pasar Seroja, Pemprov Sediakan 1000 Paket

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version