• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Januari 31, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Data SSGI Sebut Stunting di Sanggau Capai 32,6 Persen, Sedangkan E-PPGBM 17,7 Persen, Mana yang Benar?

by EQUATOR
Senin, 30 Januari 2023 16:20
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto---Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau
Foto—Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau

 

EQUATOR, Sanggau. Data jumlah persentase stunting di Kabupaten Sanggau rupanya tidak tunggal. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting, di acara peringatan Hari Gizi Nasional ke-66, Senin (30/01/2023) di Keraton Surya Negara, Sanggau.

Acara dengan tema “Cegah Stunting dengan Protein Hewani” itu dihadiri Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Ketua TP PKK Sanggau, Arita Apolina, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting, serta Permaisuri Keraton Surya Negara.

“Kalau tadi pak Kadis kan bilang ada perbedaan data yang ada di dinas teknis. Ini juga harus kita konfirmasikan, atau komparasi data yang sesungguhnya di lapangan. Jangan membuat kita ini kocar-kacir. Akibat data yang diekspos jadi masalah,” kata Wakil Bupati, Yohanes Ontot kepada wartawan usai membuka acara tersebut.

“Saya minta Kepala Dinas ini ditelusuri betul. Mereka ini dari mana sumbernya. Kalau sumbernya dari bawah, tenaga ahli gizi yang ada di Puskesmas, saya kira tidak akan beda. Nah, ini dapat dari mana? Apakah dapat dari internet atau dari media-media yang tak jelas. Kalau menurut saya data riil ya di kita, kalau kita lengkap,” sambungnya.

Menanggapi perbedaan data tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting membenarkan jika data merupakan hal penting dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting.

“Jadi data yang kita butuhkan adalah data status gizi anak 0-59 bulan by name by adress. Dan itu didapat dari aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) yang secara rutin dan berkala diisi oleh teman-teman tenaga kesehatan melalui kunjungan Posyandu,” kata Ginting.

Para petugas kesehatan di lapangan, kata Ginting, tentu menggunakan data E-PPGBM, lantaran menggambarkan by name by address.

“Jadi sasaran kita dimana, jelas. Data E-PPGBM ini terus kita sempurnakan. Kualitasnya ditingkatkan dengan presentase input. Kita sekarang masih 65 persen (yang diinput). Harapan kita tidak kurang dari 80 persen. Oleh karena itu, kunjungan Posyandu itu kita tingkatkan jadi 80 persen, sehingga anak 0-59 bulan itu terukur. Itu yang pertama. Kita tingkatkan cakupan input,” kata Ginting.

Berbeda dengan E-PPGBM, ada juga data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan. Ginting mengatakan, pengambilan data SSGI dilakukan pada akhir tahun 2022 menggunakan metode sampel.

“Tapi seperti disampaikan melalui rilisnya kalau berdasarkan SSGI tadi dan E-PPGBM ini memang ada perbedaan. Jadi kita melihat SSGI dilakukan secara benar, berdasarkan kaidah survei. Tapi dalam aplikasi di lapangan, kita tetap mengguanakan E-PPGBM. Karena di SSGI itu kita tidak menemukan by name by address,” ungkapnya.

Berdasarkan data E-PPGBM yang diinput melalui Posyandu, data stunting di Kabupaten Sanggau sebanyak 17,7 persen. Sementara data SSGI mencapai 32,6 persen. Yang dipakai yang mana?

“Kembali kalau untuk mencari sasaran kita tentu pakai E-PPGBM. Harapan kita kedepannya baik data E-PPGBM dan SSGI terjadi penurunan stunting. Itu berbeda sudut pandang. Kedua-duanya bisa dipakai. Tapi kita tidak berpolemik masalah angka, kita fokus pada penurunan stunting. Baik bersumber dari SSGI dan E-PPGBM,” terang Ginting.

Selain data, adanya alat ukur yang standar juga menjadi faktor dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sanggau. Saat ini, kata Ginting, Dinkes Sanggau berupaya memenuhi peralatan tersebut.

“Nama alatnya antropometri. Jadi kebutuhan kita alat kita baru sekitar 65 persen dari 800 alat yang dibutuhkan. Harapan kita satu Posyandu satu alat. Tapi pertahun ini ada 538 yang ada dari 800 alat yang dibutuhkan. Jadi alat untuk mengukur itu juga harus standar, supaya hasil pengukuran itu tidak keliru,” pungkasnya. (KiA)

Next Post
Foto—Feri Julfian

Feri Julfian Harumkan Nama Sanggau di Tingkat Provinsi 

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Polisi Amankan Pengedar Narkoba di Tumbang Titi

Dinas Pendidikan Pontianak Terbitkan Imbauan Pembatasan Aktivitas Luar Ruangan SD dan SMP

10 jam ago
Polisi Amankan Pengedar Narkoba di Tumbang Titi

Sekda Pontianak Minta Tim Patroli Karhutla Fokus pada Pencegahan dan Penanganan Cepat

10 jam ago
Polisi Amankan Pengedar Narkoba di Tumbang Titi

Peringati HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Pemkab Ketapang Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan Daerah

15 jam ago
Polisi Amankan Pengedar Narkoba di Tumbang Titi

Polisi Amankan Pengedar Narkoba di Tumbang Titi

15 jam ago
Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik

Karyawan Peternakan Ayam di Kubu Raya Tewas Tersengat Listrik

1 hari ago

Trending

  • SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Fokus Utama Pembangunan Kota Pontianak 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version
Grupoinex Inversiones Sakano Orchid Garden Wenn zwei zusammen die Welt bereisen Mazzeo Alterleib 3Point automatisering BV reno creative co.ltd digni photography Inc deane white Arrow Curtains Myriad Solutionz sabung ayam online mix parlay live casino online mmmshiko digni deane white swiss mariners yamamura Web Design and Development Company in India Pride Co.Ltd gsap.nl sabung ayam online sanwaseimitsu mapan.sklep.pl kontakt sbobet88 live casino online sabung ayam online live casino online situs judi bola live casino online sabung ayam online sbobet88 agen casino online sabung ayam online sabung ayam online slot mahjong situs live casino slot gacor mahjong ways 2 sabung ayam online situs judi parlay bola Slot Mahjong Ways 2 slot gacor maxwin slot777 sabung ayam online slot gacor iki-st.com Menu CTR Chicken Contact Us PT. SSA judi bola live casino online
live casino online NPO SATOYAMA sabung ayam Kami adalah UENMA Kontak Indemax EHOB Informasi Kontak – Aos Levante, S.L. Contactez le Monaco Rugby Sevens - Club Professionnel à 7 judi bola online DRT Seitai Official Contact Harifuku Clinic Official Access menu home roasted coffee Acara Liburan Musim Panas 2025 DEXEL UENMA