• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Dunia

Buku Pelajaran IPS di Telangana Ajarkan Islamofobia

by Equator News
Senin, 27 September 2021 09:06
in Dunia
0
0
SHARES
0
VIEWS
Islamofobia
Keterangan foto: Islamofobia. (Ilustrasi/Istimewa)

EQUATOR, Jakarta – Sebuah buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Telangana, India, didapati telah memuat materi tentang prasangka buruk dan kebencian terhadap umat Muslim (Islamofobia)

Dilansir dari Republika.co.id, Senin (27/09/2021), materi tersebut termuat pada bab berjudul Gerakan Nasional – Tahap Terakhir 1919-1947 yang diperuntukkan bagi para siswa kelas 8. Dimana pada bab ini seolah menggambarkan citra umat Muslim sebagai teroris yang memegang senjata dan Alquran. 

Sementara gambar yang tersisa menggambarkan pejuang kemerdekaan India seperti Gandhi dan Nehru sebagai pahlawan melawan kekuasaan kerajaan Inggris. 

Citra teroris yang hadir tidak hanya tidak cocok dengan bab ini, tapi dengan liciknya menyatukan Islam dan terorisme sebagai satu kesatuan. Ini diperparah dengan fakta buku yang sudah direvisi oleh pemerintah.

Aktivis Mahasiswa Syaikh Aslam pertama kali menunjukkan hal ini dari buku saudaranya. Buku ini, kata dia, mempermalukan para siswa, guru, dan masyarakat Muslim serta akan mengarah pada kehancuran persatuan negara.

Menanggapi ini, ia akan menuntut terhadap oknum yang menulis dan menyetujui buku ini. Materi studi tersebut telah diterbitkan oleh penerbit VGS yang menyiapkan hal berdasarkan rekomendasi yang diberikan oleh pemerintah negara bagian.

Masih berdasarkan ulasan Republika.co.id, Presiden Negara Organisasi Mahasiswa Islam (SIO) Talha Fayazuddin juga merilis pernyataannya tentang masalah ini pada Sabtu. Dia mengatakan buku ini telah menciptakan dan menyebarkan pandangan stereotip dan kebencian terhadap komunitas tertentu kepada siswa kelas 8.

“Menunjukkan seseorang yang memegang pistol di tangan kanannya dan Alquran di tangan kirinya adalah konten yang diskriminatif dan penuh kebencian yang merusak kerukunan, persatuan, dan integritas masyarakat,” kata Fayazuddin.

SIO menuntut kementerian pendidikan mengambil tindakan terhadap perilaku propaganda yang tidak bertanggung jawab dan memperingatkan tidak menyetujui konten yang mengganggu tersebut. (FikA)

Next Post
Keterangan foto: Tentara Nasional Indonesia. (Internet/Istimewa)

Jelang Pembukaan PON XX Papua, TNI Klaster Jayapura Siap Jamin Keamanan

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkab Kubu Raya Komitmen Jaga Stok dan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

Pemkab Kubu Raya Komitmen Jaga Stok dan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

4 jam ago
Bupati Ketapang Sulut Meriam Pusaka Padam Pelite Saat Bukber Ikkramat di Keraton Matan

Tekan Inflasi Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri, Pemkab Ketapang Gelar Operasi Pasar Murah

17 jam ago
Bupati Ketapang Sulut Meriam Pusaka Padam Pelite Saat Bukber Ikkramat di Keraton Matan

Wabup Ketapang Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Al-Qudsi Kuala Tolak, Tegaskan Komitmen Pembangunan Daerah

18 jam ago
Bupati Ketapang Sulut Meriam Pusaka Padam Pelite Saat Bukber Ikkramat di Keraton Matan

Bupati Ketapang Sulut Meriam Pusaka Padam Pelite Saat Bukber Ikkramat di Keraton Matan

18 jam ago
Sujiwo Beri Paket Sembako untuk Pengemudi Ojek Daring

Apresiasi Relawan Damkar, Bupati Sujiwo Serahkan Paket Bantuan

20 jam ago

Trending

  • Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geger Penemuan Mayat di Bunut Hulu, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekan Inflasi Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri, Pemkab Ketapang Gelar Operasi Pasar Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batik Air Malaysia Buka Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur-Jeddah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version