• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Januari 29, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bermanfaat! Thailand Pastikan Kratom Legal Digunakan Sebagai Obat Herbal

by Equator News
Senin, 30 Agustus 2021 21:51
in Ekonomi
0
0
SHARES
0
VIEWS
Tanaman kratom sebagai obat herbal. (Ilustrasi/Istimewa)
Keterangan foto: Tanaman kratom sebagai obat herbal. (Istimewa)

EQUATOR, Jakarta – Pemerintah Thailand memastikan bahwa tanaman kratom legal untuk dikonsumsi sebagai obat herbal. Keputusan itu dilakukan negara Gajah Putih tersebut setelah sebuah studi yang dilakukan oleh Thailand Development Research Institute.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (30/08/2021), Thailand memperkirakan, legalisasi terhadap kratom dapat menghemat pengeluaran dari aparat hingga angka 1,69 miliar baht atau setara 50 juta dollar. Alhasil, saat ini petani di Thailand Selatan pun dapat menanam kratom sebagai tanaman untuk menebus penurunan harga karet.

“Masyarakat umum dapat mengkonsumsi dan menjual kratom secara legal,” kata juru bicara pemerintah, Anucha Burapachaisri dalam sebuah pernyataan.

Tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Mitragyna Speciosa ini sempat menjadi pro dan kontra, lantaran beberapa otoritas kesehatan dunia mengkritik penggunaannya. Ia dianggap sama bahayanya dengan morfin.

Tanaman ini memang memiliki efek penghilang rasa sakit. Bahkan telah digunakan sejak berabad-abad lalu di sejumlah negara yang ada di Asia Tenggara dan Papua Nugini. Sementara di Thailand terutama di wilayah selatan, tanaman ini digunakan oleh pekerja Muslim untuk menghilangkan rasa sakit setelah persalinan manual.

Di sisi lain, organisasi kesehatan dunia atau WHO tengah melakukan pemeriksaan terkait pengendalian tanaman ini. Phil Robertson dari Human Rights Watch mengatakan legalisasi kratom seperti di Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Papua Nugini telah diterima meski memang tertunda sejak lama.

“Legalisasi kratom di Thailand mengakhiri warisan kriminalisasi penyalahgunaan hak atas obat-obatan yang telah lama digunakan di masyarakat pedesaan tradisional di negara itu,” kata Robertson kepada AFP.

Namun di Indonesia, meski telah legal saat ini, justru tengah dilakukan peninjauan status, bahkan sejumlah politisi berkeinginan agar tanaman ini menjadi ilegal. (FikA)

Next Post
Keterangan foto: Rapat persiapan kepanitiaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Senin (30/08/2021).

Jadi Tuan Rumah, Pemkab Sintang Rangkai Video Promosi MTQ Kalbar dengan Potensi Wisata

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

3 jam ago
Wali Kota Pontianak Buka Musda II Aptrindo Kalbar

Wali Kota Pontianak Buka Musda II Aptrindo Kalbar

11 jam ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar Pontianak Resmi Masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia

12 jam ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

Pemkot Pontianak Boyong Dua Penghargaan di HUT Pemprov Kalbar 2026

13 jam ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

13 jam ago

Trending

  • Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Terima Audiensi KKP Pratama, Sepakat Perkuat Sinergi Optimalisasi Pajak Pusat di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version