• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Maret 5, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Berikan Rasa Aman Masyarakat, Petugas Kesehatan Sanggau Cek Kelayakan Takjil

by EQUATOR
Sabtu, 23 Maret 2024 15:01
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

Foto—Petugas Kesling dan Sanitarian Puskesmas Sanggau mengecek takjil yang dijual di salah satu Kantin Ramadan di Kota Sanggau—ist

 

EQUATOR, SANGGAU. Bulan Ramadan menjadi berkah bagi banyak pihak. Tak terkecuali para pedagang kue maupun kudapan untuk berbuka puasa (takjil). Faktor kesehatan pun menjadi mutlak diperhatikan.

Guna memberikan rasa aman bagi masyarakat, petugas kesehatan lingkungan (Kesling) dan sanitarian Puskesmas Sanggau pun melakukan pengecekan takjil di sejumlah Kantin Ramadan di Kota Sanggau.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau, Stepanus Jonedi

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau, Stepanus Jonedi mengaku ada Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengawasi warung-warung atau takjil yang ada di wilayah kerja masing-masing.

“Di sini kan ada beberapa Puskesmas yaitu Puskesmas Sanggau, Puskesmas Tanjung Sekayam. Kalau jejaring Sanggau ini kan di Puskesmas,” kata Stepanus Jonedi, Jumat (23/03/2024).

Ia mengatakan pengecekan kelayakan dilakukan mulai dari persiapan sampai penyajian, termasuk pengemasannya, melalui metode wawancara dan sampel. Sejauh ini, kata Stepanus, belum ada ditemukan makanan atau takjil yang mengandung zat yang mengancam kesehatan.

“Selama ini masih dalam kategori wawancara, dan masih aman terlaporkan sampai provinsi. Diambil sampel satu-satu, termasuk pendokumentasian mereka (petugas, red) di lapangan. Sejauh ini (takjil, red) relatif aman dikonsumsi,” ungkap Stepanus.

Meski aman dikonsumsi, namun Stepanus Jonedi tak menampik ada sejumlah temuan di lapangan. Satu di antaranya adalah masih adanya makanan yang dijual terbuka.

“Makanya disarankan untuk ditutup untuk menghindari populasi lalat. Penjual juga disarankan menyediakan tempat sampah dan tempat cuci tangan. Artinya ini kan yang di luar bahan masih terpantau,” ungkapnya.

“Kemudian makanan yang disajikan masih dalam keadaan baru. Tempat penjualan bersih dan jauh dari sumber pencemaran pangan yang dijual bebas,” pungkasnya.

Stepanus Jonedi mengatakan sejauh ini juga belum ditemukan keluhan masyarakat terhadap takjil yang dijual di kantin-kantin Ramadan di Kota Sanggau. Pihaknya juga secara rutin melaporkan jika ada temuan-temuan, ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. (KiA)

 

Next Post
Sukardi saat mendaftar diri sebagai calon Bupati Kapuas Hulu ke DPC PartaiDemokrat Kapuas Hulu

Sukardi Daftar Calon Bupati Kapuas Hulu Melalui Partai Demokrat

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Target Tuntaskan Jalan Poros Sejumlah Desa di Kubu Raya, Sujiwo Mohon Doa

Sujiwo Dorong Pesantren Jadi Pilihan Utama

36 menit ago
Target Tuntaskan Jalan Poros Sejumlah Desa di Kubu Raya, Sujiwo Mohon Doa

Target Tuntaskan Jalan Poros Sejumlah Desa di Kubu Raya, Sujiwo Mohon Doa

41 menit ago
IPA Nipah Kuning Siap Perkuat Layanan Air Bersih di Kecamatan Pontianak Barat

IPA Nipah Kuning Siap Perkuat Layanan Air Bersih di Kecamatan Pontianak Barat

2 jam ago
Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Bupati Ketapang Hadiri Bukber IKAPTK, Tekankan Nilai Pengabdian dan Integritas Aparatur

3 jam ago
Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Alexander Wilyo Apresiasi Cap Go Meh 2026 Ketapang, Tekankan Keamanan dan Kebersamaan dalam Keberagaman

3 jam ago

Trending

  • Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batik Air Malaysia Buka Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur-Jeddah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pidato Politik Perdana, Bupati Alex: Saya Akan Jadi Pemimpin Semua Golongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di Pontianak Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Torehkan Prestasi di Malaysia, PODSI Serahkan Piagam dan Penghargaan kepada Pemkab Kapuas Hulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version