• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 25, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kapuas Hulu

Baru Dibangun PT Adhi Karya, Jalan Nasional di Perbatasan Kapuas Hulu Sudah Rusak

by equator
Selasa, 29 April 2025 20:42
in Kapuas Hulu
0
0
SHARES
0
VIEWS
Salah satu lokasi jalan nasional yang baru dibangun PT Adhi Karya di perbatasan Indonesia – Malaysia dan menghubungkan Kecamatan Badau dan Empanang di Kabupaten Kapuas Hulu ini sudah rusak. (Foto: Istimewa)

EQUATOR, Kapuas Hulu – Kurang lebih setahun dikerjakan PT Adhi Karya, pembangunan jalan nasional di perbatasan Indonesia – Malaysia yang menghubungkan Kecamatan Badau dan Empanang di Kabupaten Kapuas Hulu, sudah rusak parah.

Terlihat, kerusakan terjadi di beberapa titik, bahkan ada yang berlobang tanpa diperbaiki perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

“Kita minta pengerjaan jalan harus sesuai standar dan jalan yang rusak dan berlobang harus cepat ditangani karena sangat membahayakan pengendara,” kata Sukimin, Kepala Desa Badau, Kecamatan Badau, Selasa (29/04/2025).

Sementara Camat Empanang, Herman Goe membenarkan, kalau ruas jalan Badau – Empanang yang belum lama dibangun PT Adhi Karya sudah mulai ada kerusakan.

“Kerusakan jalan tersebut di dekat simpang empat PT SKK kurang lebih satu kilometer,” ujarnya.

Herman mengatakan, memang ada beberapa titik jalan yang dibangun sebelumnya, pun tidak diperbaiki.

“Sekarang dua titik di musim hujan ini, mungkin tidak lama lagi akan rusak serius,” tuturnya.

Herman berharap, beberapa titik jalan yang rusak segera ada perbaikan dari perusahaan. Sebelum lebaran kemarin mereka sempat memperbaiki, namun tidak sampai di Badau area SMKN 1 Badau.

“Semoga masih ada perbaikan jalan ini dari perusahaan,” harap Herman.

Ditambahkan Pane Pasogit, Camat Badau ini meminta kepada dinas terkait agar dapat mengecek langsung kondisi jalan ini.

“Kalau memang ada kelalaian, pelaksana tentu harus bisa bertanggungjawab, karena masyarakat sangat resah dan merasa dirugikan,” keluhnya.

Pria disapa Ogit ini mengatakan, untuk mendapatkan pembangunan jalan di wilayah utara ini masyarakat perbatasan harus menunggu kurang lebih 76 tahun sejak indonesia merdeka.

“Begitu ada proyeknya malah hanya bisa bertahan seumur jagung. Kalau sudah rusak begini apakah kita harus menunggu puluhan tahun lagi untuk dapat akses jalan yang bagus, apalagi ini jalan paralel perbatasan menjadi lebih ironis lagi kondisinya seperti ini,” terang Ogit.

Sebagai informasi, pembangunan ruas jalan nasional di daerah perbatasan RI-Malaysia Kecamatan Badau – Empanang wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat mulai dilaksanakan dengan anggaran Rp 191 miliar bersumber dari APBN tahun 2021.

Ruas jalan Badau – Empanang itu dibangun dengan panjang 33,6 kilo meter dan lebarnya 6 meter dengan masa pekerjaan selama dua tahun saat itu. (Opik)

Next Post
Tiga DPO Kasus Korupsi Tanah Bank Kalbar Menyerahkan Diri ke Jaksa

Tiga DPO Kasus Korupsi Tanah Bank Kalbar Menyerahkan Diri ke Jaksa

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Bahasan Sebut Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas

5 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Tak Hanya Tempat Ibadah, Ratusan Masjid di Pontianak Juga Jadi Pusat Sosial dan Ekonomi Umat

5 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

5 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Edi Kamtono Ajak ASN Jadikan Ramadan Momen Introspeksi Diri

6 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Wali Kota Pontianak Safari Ramadan Perdana di Masjid Baitussalam Banjar Serasan

6 hari ago

Trending

  • Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produk Kuliner UMKM Sanggau Diminati Negeri Jiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggi Arsih Sabet Juara Pertama Dendang Melayu di Pagelaran Adat Budaya Kecamatan Nanga Tayap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version