• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Jumat, Februari 6, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kapuas Hulu

Awas, 43 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kapuas Hulu

by EQUATOR
Selasa, 13 Juni 2023 17:58
in Kapuas Hulu
0
0
SHARES
0
VIEWS
Hewan Penular Rabies
Hewan Penular Rabies

EQUATOR, KAPUAS HULU – Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Kapuas terus terjadi. Data di Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kapuas Hulu mencatat sudah ada 43 kasus gigitan sejak Januari hingga 13 Juni 2023.

“Tapi gigitan HPR ini tidak terindikasi rabies, ” kata Maryatiningsih Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kapuas Hulu.

Maryatiningsih mengatakan kasus gigitan HPR ini tersebar di beberapa kecamatan mulai dari Badau, Embaloh Hulu, Empanang, Seberuang dan Suhaid.

“Untuk mengantisipasi agar kasus gigitan HPR ini tidak terus melonjak, kami terus meningkatkan koordinasi dengan dinas kesehatan maupun penyuluh dengan membentuk grup Whatsapp. Sehingga ketika ada kasus gigitan HPR cepat lakukan pengecekan di lokasi kejadian, ” ujarnya.

Perempuan disapa Ningsih ini mengatakan, jika ada masyarakat yang digigit oleh HPR agar hewan tersebut tidak langsung dibunuh, hanya saja memang kebiasaan masyarakat Kapuas Hulu jika ada yang terkena gigitan HPR langsung dibunuh hewannya sehingga pihaknya kesulitan untuk mengambil sampel untuk diperiksa lebih lanjut.

“Untuk HPR yang disuntik vaksin hingga hari ini belum ada karena stok vaksin belum ada datang dari provinsi, ” jelasnya.

Ningsih pun mengingatkan kepada masyarakat jika melihat HPR dengan ciri-ciri rabies untuk segera lapor kepada penyuluh lapangan.

“Kalau ada masyarakat yang digigit HPR, anjing jangan dibunuh tapi diobservasi paling lama 14 hari dan anjing tersebut tetap diberikan makan. Jika anjingnya mati sebelum 14 hari maka kepala anjing tersebut bisa kita periksa lebih lanjut, ” jelasnya.

Sambung Ningsih, untuk penanganan terhadap masyarakat yang terkena gigitan HPR dapat melakukan tiga langkah yakni mencuci bekas gigitan HPR di air mengalirmengalir selama 10-15 menit. Kemudian diberikan alkohol atau betadine dan langsung ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Besok juga kita ada Rakor di Pontianak bersama Gubernur Kalbar tentang rabies, ” pungkasnya. (*)

Next Post
Foto----Tarian kolosal pada pembukaan MTQ XXXI tingkat Kabupaten Sanggau di Kecamatan Kapuas, Senin (12/06/2023)---Kiram Akbar

Dipadati Pengunjung, Rombongan Bupati Terlambat Tiba di Lokasi Pembukaan MTQ XXXI

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Bocah 4 Tahun yang Tenggelam di Sungai Sekayam Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah 4 Tahun yang Tenggelam di Sungai Sekayam Ditemukan Meninggal Dunia

5 jam ago
Bocah 4 Tahun Hilang di Sungai Sekayam, Tim SAR Turun Lakukan Pencarian

Bocah 4 Tahun Hilang di Sungai Sekayam, Tim SAR Turun Lakukan Pencarian

11 jam ago
TPID Kalbar Gelar HLM, Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Imlek, Ramadhan dan Idulfitri

Edi Kamtono Berikan Izinkan Terbatas Pesta Kembang Api Saat Imlek

11 jam ago
TPID Kalbar Gelar HLM, Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Imlek, Ramadhan dan Idulfitri

Pemkot Fokus Bakal Mengkoneksikan Infrastruktur Jalan di Pontianak Tenggara

11 jam ago
TPID Kalbar Gelar HLM, Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Imlek, Ramadhan dan Idulfitri

TPID Kalbar Gelar HLM, Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Imlek, Ramadhan dan Idulfitri

11 jam ago

Trending

  • PLN Dukung Penanaman Pohon Serentak di Kalimantan Barat untuk Kelestarian Lingkungan

    PLN Dukung Penanaman Pohon Serentak di Kalimantan Barat untuk Kelestarian Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadisperidagkop dan UM Sanggau Prediksi Puncak Kenaikan Harga Sembako

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuki Kamar Saham Domestik, Investor Asing Borong 5 Saham Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berhadiah Total Rp 480 Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Dua Pekan Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memprihatinkan, Khusein Warga Menarin Butuh Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version