• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Januari 7, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Aplikasi Sipoya Tone, Inovasi Dinkes Sanggau Tekan Stunting

by EQUATOR
Selasa, 30 Mei 2023 11:35
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau, Teknologi
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto--- Bupati Paolus Hadi melaunching aplikasi Sipoya tone di aula Hotel Harvey Kota Sanggau, Senin (29/05/2023)---Kiram Akbar
Foto— Bupati Paolus Hadi melaunching aplikasi Sipoya tone di aula Hotel Harvey Kota Sanggau, Senin (29/05/2023)—Kiram Akbar

EQUATOR, SANGGAU. Bupati Sanggau, Paolus Hadi melaunching aplikasi Sipoya Tone, Senin (29/05/2023) di aula Hotel Harvey Kota Sanggau. Aplikasi tersebut merupakan inovasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau untuk kepastian data sehingga mempermudah penanganan stunting.

“Inovasi ini penting karena berkaitan dengan data. Karena selama ini ada dua sumber data yang berbeda yakni Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau dan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kemenkes,” kata Bupati Paolus Hadi.

PH, sapaan Paolus Hadi mengatakan aplikasi ini tidak akan mampu menjawab persoalan stunting jika tidak dibarengi dengan aksi nyata.

“Jika tidak dibarengi dengan action-nya. Data ini akan memperlihatkan anak ini stunting atau tidak? Mengapa anak ini stunting, apa penyebabnya dan bagaimana penanganannya. Yang jelas data ini harus valid,” terangnya.

Lebih detail, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menjelaskan, aplikasi Sipoya Tone digunakan untuk memperbaiki data dan pelayanan penanganan stunting.

“Kenapa dikatakan memperbaiki data karena selama ini kita belum mempunyai data by name by address untuk ibu hamil maupun Balita,” kata Ginting.

Melalui aplikasi ini, lanjut Ginting, data yang diinput akan dilakukan 100 persen dan tidak lagi menggunakan sampel tapi sesuai total populasi.

“Sementara yang dimaksud peningkatan pelayanan, dengan aplikasi ini kita mempunyai pelayanan geospasial dan notifikasi digital dimana data yang disajikan akurat memuat nama dan alamat lengkap bayi yang mengalami stunting,” ungkapnya.

Ginting menjelaskan, aplikasi Sipoya Tone ini nantinya dikelola kader Puskesmas hingga bidan desa, Kepala Puskesmas, Kepala Bidang di Dinas Kesehatan sampai ke Kepala Dinas Kesehatan.

“Adminnya berjenjang tapi kita batasi aksesnyanya sesuai kewenangan dan geografis masing-masing. Kita juga berikan akses untuk OPD lain untuk memasukan intervensi apa yang sudah dilakukan untuk locus secara geospasialnya,” terang dia.

Tidak hanya sinergis dengan OPD lain, aplikasi ini dipastikan terintegrasi dengan aplikasi lain seperti e-PPGM, Sidompu, dan lain sebagainya.

“Artinya, semua aplikasi itu bisa saling mengambil dan melengkapi. Output aplikasi yang sudah ada bisa menjadi input Sipoya Tone ini sehingga pada akhirnya bisa digunakan sebagai sarana monitoring dan evaluasi penanganan stunting,” imbuhnya. (KiA)

Next Post
YBM PLN Perlengkapi Modal Usaha Ibu Zainab Penjual Keripik Ubi di Pontianak

YBM PLN Perlengkapi Modal Usaha Ibu Zainab Penjual Keripik Ubi di Pontianak

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Nilai Indeks Layanan Publik Digital Kota Pontianak Capai 4,83

Nilai Indeks Layanan Publik Digital Kota Pontianak Capai 4,83

36 menit ago
UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

9 jam ago

The Ultimate Guide to International Betting in Zambia

21 jam ago
Dikabarkan Hilang, Gadis Bawah Umur di Pontianak Ternyata Dibawa Lari Pacarnya

Pelaku Dugaan Penyekapan Gadis Bawah Umur di Pontianak Berdalih Korban Takut Pulang

1 hari ago
Dikabarkan Hilang, Gadis Bawah Umur di Pontianak Ternyata Dibawa Lari Pacarnya

Dikabarkan Hilang, Gadis Bawah Umur di Pontianak Ternyata Dibawa Lari Pacarnya

1 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Kalbar Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Tambang Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Kalbar Geledah Kantor KSOP Ketapang, Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Ultimate Super 6 Baccarat VIP Private Tables Access Review

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Banjir Rob Januari 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version