• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Januari 24, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Hukum

Aparat TNI-Polri Ditembaki KKB Saat Coba Evakuasi Jenazah Suster Gabriella dari Jurang

by Equator News
Sabtu, 18 September 2021 21:29
in Hukum
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterangan foto: Aparat gabungan TNI-Polri saat sedang melakukan upaya evakuasi terhadap jenazah Suster Gabriella Maelani dari dalam jurang, Jumat (17/09/2021). (Istimewa)
Keterangan foto: Aparat gabungan TNI-Polri saat sedang melakukan upaya evakuasi terhadap jenazah Suster Gabriella Maelani dari dalam jurang, Jumat (17/09/2021). (Istimewa)

EQUATOR, Papua – Kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua semakin menjadi-jadi. Aparat gabungan TNI-Polri bahkan mendapat tembakan dari para teroris tersebut saat sedang melakukan upaya evakuasi terhadap jenazah Suster Gabriella Maelani dari dalam jurang, Jumat (17/09/2021).

Dilansir dari Detik.com, Sabtu (18/09/2021), berdasarkan keterangan tertulis dari Penerangan Korem 172/PWY, pada Rabu (15/9), selain menemukan jenazah Suster Gabriella Maelani (22 tahun), aparat TNI-Polri juga berhasil menemukan Suster Kristina Sampe Tonapa–yang behasil selamat dari kejaran KKB.

Kristina Sampe baru bisa dievakuasi pada Kamis (16/09/2021) karena cuaca yang tidak mendukung. Sementara jenazah Suster Gabriella Maelani sendiri akhirnya bisa dievakuasi pada keesokan harinya, Jumat (17/09/2021).

Tim evakuasi gabungan dari Yonif RK 751/VJS, Yonif 403/WP, dan Polsek Kiwirok membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengangkat jenazah Gabriella. Kondisi medan yang terjal dengan kemiringan 90 derajat dan kedalaman 300 meter membuat tim yang bertugas mengalami kesulitan.

Tidak hanya itu, selama proses evakuasi berlangsung, tim gabungan TNI-Polri mendapat gangguan tembakan dari KKB. Penembakan dilakukan dari seberang jurang lokasi jenazah Suster Gabriella ditemukan.

Danrem 172/PWY mengatakan rencananya evakuasi jenazah Gabriella ke Jayapura akan dilanjutkan pada Sabtu (18/09/2021) dengan mengamati cuaca dan keamanan di Distrik Kiwirok. Saat ini pengetatan keamanan telah dilakukan dengan menempatkan 1 SST personel Yonif RK 751/VJS.

Sebelumnya, diberitakan bahwa penyerangan terhadap sejumlah nakes di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang itu terjadi pada Senin (13/09/2021). Akibat penyerangan itu, lima orang nakes mengalami luka-luka.

Saat ini, seorang dokter bernama Geral Sukoi (28 tahun) dilaporkan masih hilang. Dia dilaporkan sempat dipukul balok hingga kemudian didorong ke jurang. (FikA)

Next Post
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto memimpin upacara penutupan Latihan Peningkatan Kemampuan dan Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Dit Samapta Polda Kalbar tahun 2021, Sabtu (18/09/2021).

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Penutupan Latkatpuan dan Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Dit Samapta Polda Kalbar 2021

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

1 hari ago
Tindaklanjuti Aduan Warga, PUPR Pontianak Pangkas Pohon di Jalan Selat Sumba

Tindaklanjuti Aduan Warga, PUPR Pontianak Pangkas Pohon di Jalan Selat Sumba

3 hari ago
Bupati Ketapang Hadiri Rakenas XVII Apkasi di Batam

Pemkot Pontianak Perpanjang Kerja Sama Lahan untuk Rumkital TNI AL Rahadi Osman

3 hari ago
Bupati Ketapang Hadiri Rakenas XVII Apkasi di Batam

Bupati Ketapang Hadiri Rakenas XVII Apkasi di Batam

3 hari ago
Edi Kamtono Minta PDAM Responsif dan Terus Perkuat Manajemen Risiko Air Bersih

Edi Kamtono Minta PDAM Responsif dan Terus Perkuat Manajemen Risiko Air Bersih

4 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pontianak Kembali Jadi Tuan Rumah Event Berskala Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Desa di Kapuas Hulu Alami Goncangan, Warga Panik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Izin Sudah Dicabut, PT Mandara Prima Nusantara Masih Beroperasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dewan Minta Bawaslu Ketapang Bekerja Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version