• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Jumat, Februari 27, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Equatorial

Apa Sebenarnya Jenis Kelamin Negara?

by Equator News
Jumat, 20 Agustus 2021 09:57
in Equatorial
0
0
SHARES
0
VIEWS
Aristoteles bersama muridnya, Alexander. (Istimewa)
Keterangan foto: Aristoteles bersama muridnya, Alexander. (Istimewa)

KALAU saya ditanya, apa sebenarnya jenis kelamin negara? Saya akan jawab perempuan. Lalu yang bakal cocok memimpin negara perempuan dong? Tidak juga, karena jenis kelamin kekuasaan menurut saya laki-laki.

Sejauh pemahaman saya, negara adalah bentuk wilayah dimana tertanam sebuah sistem tata dan nilai disitu. Ibarat sebuah organisasi besar, negara idealnya harus bertumbuh seiring dengan kebutuhan masyarakatnya. Maka dari itu dibutuhkan bentuk aktif kekuasaan.

Kembali soal jenis kelamin. Tentu yang dibicarakan disini hanyalah metaforistik atau perlambangan. Karena sudah saatnya kita mengubur dalam-dalam isu gender (dalam arti sebenarnya) dalam setiap level pertarungan kekuasaan.

Entah kenapa saya cukup setuju dengan pandangan, bahwa memilih pemimpin laki-laki hanya karena dia laki-laki adalah kebodohan. Sama halnya, ketika ada seseorang memilih pemimpin perempuan hanya karena dia berjenis kelamin perempuan, adalah suatu pelecehan terhadap logika.

Karena yang dibutuhkan untuk menjalankan roda kekuasaan adalah mereka yang memiliki ruh maskulinitas. Hanya orang-orang yang berfikir oportunis saja yang memasukkan ide pembedaan gender menjadi ukuran–boleh tidaknya seseorang memegang kekuasaan.

Negara sebagai bentuk pasif, harus didorong kemampuannya oleh kekuasaan. Logikanya, siapapun bisa masuk dan menghuni sebuah organisasi yang bernama negara. Tapi tidak semua orang bisa masuk memegang kekuasaan. Jelas ini terbatas hanya pada orang-orang yang dianggap mampu dan diberi kepercayaan.

Jika dalam demokrasi, aturan main itu ada, yakni siapa yang mendapat kepercayaan paling besar itulah yang menjalankan amanah kekuasaan. Tidak terbatas, apakah dia laki-laki atau pun perempuan secara gen. Karena kemampuan maskulinitas dalam menjalankan kekuasaan demi kesejahteraan negara lebih dibutuhkan.

Wallahu a’lam bishawab..

Penulis: Fikri Akbar

Next Post
Keterangan foto: Olympus. (Ilustrasi/Istimewa)

Pabrik Presiden

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Edi Kamtono dan Daud Yordan Berbagi Takjil di Bundaran Digulis

Edi Kamtono dan Daud Yordan Berbagi Takjil di Bundaran Digulis

8 jam ago
Puluhan Stan Kuliner dan Produk Warnai Festival Cap Go Meh di Pontianak

Pemkot Pontianak Bakal Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri

8 jam ago
Puluhan Stan Kuliner dan Produk Warnai Festival Cap Go Meh di Pontianak

Satgas Pontianak Sebut Harga dan Stok Pangan Masih Terpantau Stabil

8 jam ago
Puluhan Stan Kuliner dan Produk Warnai Festival Cap Go Meh di Pontianak

Naga Bersinar Sebagai Ikon Cap Go Meh Pontianak

8 jam ago
Puluhan Stan Kuliner dan Produk Warnai Festival Cap Go Meh di Pontianak

Safari Ramadan Wali Kota Pontianak di Pal V, Serap Aspirasi Masyarakat Soal Pembangunan

8 jam ago

Trending

  • Jalan menuju Desa Balai Ingin, Kecamatan Tayan Hilir hancur bagaikan bubur. Foto: Kiram Akbar/Equator Online

    Pemerintah Sanggau Janji Perbaiki Jalan Desa Balai Ingin pada 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sis Janjikan Bonus Peraih Medali di Porprov Kalbar 2022

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Tahun Politik, ASN Kemenag Kapuas Hulu Diingatkan Jangan Berpolitik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version