• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Januari 10, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Salah Pola Asuh Faktor Penyebab Stunting, Kadinkes Sanggau Minta Ibu dan Balita Rutin Kunjungi Posyandu

by EQUATOR
Rabu, 26 Juli 2023 14:06
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto---Kepala Dinkes Sanggau, Ginting
Foto–Kepala Dinkes Sanggau, Ginting

 

EQUATOR, SANGGAU. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sanggau, Ginting menyebut tingginya persentase stunting di Kabupaten Sanggau lebih banyak disebabkan pola asuh. Temasuk di desa-desa yang dikelilingi perusahaan sawit.

“Di desa-desa yang banyak perusahaan itu bukan karena ekonomi. Perhatikan saja ibu-ibu di desa, bekerja atau rumah tangga? Anaknya paling dua,” kata Ginting, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/07/2023).

Ginting mengatakan, umumnya ibu-ibu di sekitar perusahaan juga ikut bekerja. Jika itu yang terjadi, yang harus dilakukan adalah meningkatkan kunjungan Posyandu. Artinya ibu-ibu yang memiliki balita harus meningkatkan pengetahuannya terkait gizi anak.

“Kapan kita tingkatkan pengetahuannya? Ya pada saat Posyandu. Ada di situlah meja penyuluhan. Kalau mereka tak datang ke Posyandu kapan mereka tahu,” ujar Ginting.

Ia mengungkapkan saat ini persentase kunjungan Posyandu baru di kisaran 50-60 persen. Padahal kata Ginting, Posyandu minimal sebulan sekali. Jika kunjungan Posyandu sudah sampai 100 persen, penimbangan bayi juga sudah sampai 100 persen.

“Pengetahuan ibu juga meningkat tentang gizi. Pertanyaan besarnya bagaimana caranya orang mau datang ke Posyandu. Posyandu itu Lembaga Kemasyarakatan milik desa. Jadi tidak bisa hanya tenaga kesehatan, perangkat desa juga harus berperan,” jelasnya.

Demikian pula dengan perusahaan, melalui CSR mereka. Hanya saja kata Ginting pengajuan bantuan CSR perusahaan diseragamkan. Disesuaikan kebutuhan masing-masing Puskesmas.

“Jadi semua Puskesmas, ayo ajukan proposal ke perusahaan terkait kebutuhan kita terkait kebutuhan kita. Karena CSR itu berdasarkan proposal. Jadi kita lakukan sekarang itu. Puskesmas mengajukan sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (KiA)

 

Next Post
Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan Polnep Ajari Warga Mengolah Ikan

Dosen Ilmu Kelautan dan Perikanan Polnep Ajari Warga Mengolah Ikan

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

13 menit ago
Kapolres Ketapang Ikut Panen Raya Jagung Kuartal IV

Kapolres Ketapang Ikut Panen Raya Jagung Kuartal IV

6 jam ago
Kota Pontianak Capai Angka 99,36 persen Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN 202

Kota Pontianak Capai Angka 99,36 persen Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN 202

11 jam ago
Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

1 hari ago
Inflasi Pontianak Terkendali, Sekda Tekankan Akurasi Laporan TPID

Pemkot Pontianak Bakal Bangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat Tahun Ini

1 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Kalbar Geledah Lima Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Tambang Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Kalbar Geledah Kantor KSOP Ketapang, Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit PT Laman Mining

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Hari Pahlawan, PLN Teguhkan Komitmen Menjaga Terang Negeri melalui Program Care for Asset

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbang ke Jakarta, Bupati Alexander Perjuangkan 47 Desa di Ketapang Bebas Gelap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version