• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Maret 3, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kubu Raya

Menteri PKP bersama Mendagri Tinjau Penanganan Permukiman Kumuh di Parit Baru Kubu Raya

by Equator News
Selasa, 3 Maret 2026 13:02
in Kubu Raya
0
0
SHARES
0
VIEWS
Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama Mendagri, Tito Karnavian meninjuau penanganan permukiman kumuh di Parit Baru Kubu Ray.

EQUATOR, Kubu Raya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Men-PKP), Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, meninjau langsung progres pelaksanaan program Penanganan Sarana dan Prasarana Permukiman Kumuh di Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (02/03/2026).

Tampak hadir mendampingi, Gubernur Kalbar, Ria Norsan dan Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Kunjungan dua menteri tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai target serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Di lokasi kegiatan, kedua menteri berdialog langsung dengan warga serta jajaran pemerintah daerah guna mendengar perkembangan pembangunan infrastruktur dasar, seperti perbaikan rumah tidak layak huni dan penataan lingkungan permukiman. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kawasan hunian masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan, bahwa pemerintah pusat berkomitmen mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh melalui kolaborasi lintas kementerian dan dukungan pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan masyarakat berpenghasilan rendah benar-benar mendapatkan akses hunian yang layak. Pemerintah memberikan berbagai kemudahan, mulai dari pembebasan retribusi PBG, BPHTB, hingga akses pembiayaan melalui KUR Perumahan. Semua ini agar masyarakat bisa memiliki rumah dengan lebih mudah dan terjangkau,” ujar Maruarar.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi data antara pusat dan daerah agar intervensi program tepat sasaran. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan lahan, percepatan perizinan, serta validasi data menjadi faktor kunci keberhasilan program.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Kubu Raya dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan tepat.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyoroti pentingnya ketepatan data rumah tidak layak huni sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia mengimbau pemerintah daerah setempat agar terus berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan kesesuaian data di lapangan.

Menurutnya, perbedaan angka antara data Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan BPS harus segera diselesaikan melalui rekonsiliasi atau pencocokan data bersama. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekosongan penanganan di wilayah tertentu. Tanpa kesamaan data, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran.

“Namanya rekonsiliasi data ini kan datanya pasti sudah by name by address tinggal dicocokkan saja,” ujar Mendagri.

Ia menegaskan, akurasi dan keselarasan data menjadi kunci agar program peningkatan kualitas permukiman benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, Pemkab Kubu Raya dan BPS didorong untuk duduk bersama melakukan verifikasi serta penyelarasan secara menyeluruh.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kalbar siap bersinergi dalam hal validasi data, percepatan administrasi, serta pengawasan pelaksanaan program di lapangan.

“Kami di daerah tentu mendukung penuh program ini. Penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara terintegrasi agar benar-benar meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Ria Norsan.

Senada dengan itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyampaikan komitmen pemerintah kabupaten untuk segera melakukan rekonsiliasi data bersama BPS serta mempercepat langkah teknis di lapangan.

“Kami siap menindaklanjuti arahan Mendagri terkait penyelarasan data. Harapannya, seluruh bantuan dan program peningkatan kualitas hunian dapat tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sujiwo.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, diharapkan penanganan kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Kubu Raya dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan tepat sasaran demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (M@nk/*)

Next Post
Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

Wabup Jamhuri Sambut Kemeriahan Arak-arakan Naga dan Barongsai di Kantor Bupati Ketapang

13 menit ago
Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

PSKS Punya Peran Strategis dalam Penanganan Masalah Sosial di Kota Pontianak

17 menit ago
Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

31 menit ago
Sekda Amirullah Tekankan Penguasaan IKK dan Ketepatan Waktu LPPD 2026

Menteri PKP bersama Mendagri Tinjau Penanganan Permukiman Kumuh di Parit Baru Kubu Raya

4 jam ago
Sekda Amirullah Tekankan Penguasaan IKK dan Ketepatan Waktu LPPD 2026

Sekda Amirullah Tekankan Penguasaan IKK dan Ketepatan Waktu LPPD 2026

4 jam ago

Trending

  • Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batik Air Malaysia Buka Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur-Jeddah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di Pontianak Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Torehkan Prestasi di Malaysia, PODSI Serahkan Piagam dan Penghargaan kepada Pemkab Kapuas Hulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Ketapang Gelar Sosialisasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version