
EQUATOR, Pontianak – Maskapai Batik Air Malaysia resmi membuka rute penerbangan baru, Pontianak–Kuala Lumpur–Jeddah, mulai 14 Juni 2026.
Rute ini dinilai akan memudahkan masyarakat Kalimantan Barat yang ingin melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci, Mekah.
Direktur PT Muzdalifah, Ahmad Kholil menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan bersama para pemilik travel umrah di Hotel Orchardz Pontianak, Minggu (01/03/2026). Ia menjelaskan, pada tahap awal penerbangan dibuka satu kali dalam sepekan dengan kapasitas penumpang antara 120 hingga 140 orang. Pesawat yang digunakan dilengkapi fasilitas hiburan televisi serta layanan kelas bisnis.
Menurut Ahmad Kholil, rute baru ini menawarkan efisiensi waktu dan biaya. Jamaah tidak perlu lagi transit di Jakarta yang dinilai lebih mahal dan kerap merepotkan karena perpindahan terminal.
“Dari Pontianak transit singkat di Kuala Lumpur tanpa perlu masuk proses imigrasi ulang, kemudian langsung terbang ke Jeddah. Bagasi akan diambil setibanya di Jeddah,” ujarnya.
Owner Batik Air Malaysia, Muhammad Dawood mengatakan, rencana pembukaan rute ini telah dipersiapkan sejak satu tahun lalu dan baru dapat direalisasikan pada Juni mendatang. Ia menilai jarak Pontianak ke Kuala Lumpur lebih dekat dibandingkan ke Jakarta, sehingga lebih efisien.
Dari sisi biaya, penerbangan ini ditawarkan mulai Rp 14,8 juta untuk paket umrah, lebih rendah dibandingkan rute melalui Jakarta yang umumnya di atas Rp 15 juta. Selain itu, faktor kedekatan bahasa dan kesamaan selera makanan antara Indonesia dan Malaysia juga menjadi nilai tambah bagi jamaah.
Antusiasme pasar terlihat saat penawaran perdana pada 14 Juni langsung diserap para pemilik travel. Pihak maskapai bahkan menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight). Jika permintaan terus meningkat, frekuensi penerbangan tidak menutup kemungkinan akan ditambah.
Launching resmi rute ini direncanakan berlangsung pada awal Syawal dengan mengundang para pemangku kepentingan di Kalimantan Barat. (M@nk/*)









Beri dan Tulis Komentar Anda